{"id":1682,"date":"2023-08-17T15:16:39","date_gmt":"2023-08-17T15:16:39","guid":{"rendered":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?p=1682"},"modified":"2023-08-17T15:16:39","modified_gmt":"2023-08-17T15:16:39","slug":"kerajinan-bahan-keras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/","title":{"rendered":"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia punya kerajinan benda yang cukup unik dari setiap daerahnya. Salah satu jenisnya adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kerajinan bahan keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jenis kerajinan ini bisa diolah dengan memanfaatkan benda-benda bahan alam maupun bekas. Kerajinan ini juga punya teknik yang beragam, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Penasaran apa saja jenis dan tekniknya? Yuk, simak!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajinan Bahan Keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajinan bahan keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan hasil karya buatan pengrajin yang berbahan dasar keras, kuat, padat, kokoh, tahan lama, dan tidak berubah bentuk. Bahan tersebut diolah sesuai kebutuhan fungsional konsumen yang memiliki nilai artistik pada kebudayaan tertentu. Contohnya bahan kayu diolah menjadi hiasan dinding.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-kain-flanel\/\">Inspirasi Contoh Kerajinan Kain Flanel dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis-Jenis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajinan Benda Keras<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut keberadaan asal bahannya, kerajinan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu kerajinan alami dan kerajinan buatan. Apa saja, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Ini penjabarannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajinan Bahan Keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Alami<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah produk buatan pengrajin yang menggunakan bahan dasar berasal dari alam sekitar. Bahan tersebut umumnya dapat Anda temui di area hutan, perairan, maupun tempat tinggal Anda. Misalnya bambu, rotan, kayu, dan lainnya. Berikut macam-macam bahan keras alami:\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">1. Bambu<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bambu merupakan bahan dasar yang kokoh dan kuat. Tapi juga punya kelemahan jika kena air secara terus-menerus. Karena akan menyebabkan pelapukan pada batang bambu tersebut. Karakteristik bambu lainnya adalah memiliki rongga berukuran diameter 1-20 cm dan memiliki ruas batang yang unik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada proses pembuatanya akan terlihat keunikannya melalui sayatan ataupun bentuk utuh dari batang bambu yang teksturnya halus. Contoh kerajinan benda berbahan dasar bambu, meliputi:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Angklung<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat musik ini menggunakan bahan utama bambu yang berusia 5 tahun, supaya tidak rapuh dan keras. Teknik pembuatan angklung menggunakan metode memilah bambu dan proses penyeteman. Proses penyeteman adalah proses menyelaraskan suara ke alat tuner.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Caping (Anyaman Bambu)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Caping merupakan topi petani yang berbahan dasar bambu. Proses pembuatannya menggunakan teknik anyaman yang kuat dan kokoh. Bertujuan untuk melindungi dari teriknya cuaca ketika bertani.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">2. Rotan<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketahanan batang rotan yang lebih kuat daripada bambu terdapat pada bagian serat batang. Anda dapat menemukan rotan pada tumbuhan yang merambat. Adapun karakteristik rotan, yaitu memiliki ruas batang, tekstur batang halus, dapat membentuk sebuah sayatan maupun bentuk utuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, panjang batang rotan bisa mencapai 10 meter dan bersifat keras. Namun, lentur jika Anda bentuk menjadi anyaman. Anda dapat mengolah bahan rotan ini menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kerajinan bahan keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang unik, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tikar Rotan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kerajinan rotan adalah tikar. Tikar rotan menggunakan teknik anyaman yang sangat beragam motifnya. Dalam proses pembuatannya, pengrajin harus sabar dan cermat agar tidak salah pola.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alas Piring Rotan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain tikar rotan, salah satu kerajinan terbuat dari rotan adalah alas piring. Proses pembuatannya dengan menggunakan teknik yang sama, yaitu teknik anyaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">3. Kayu<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kayu merupakan bahan kerajinan alami yang bersifat keras dan berasal dari pepohonan. Jenis kayu sangat beragam, seperti kayu pohon jati, pinus, mahoni dan lainnya. Keberagaman jenis kayu memiliki karakteristik dan ciri beda-beda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, selain bersifat keras, kayu juga tahan lama. Namun, ini tergantung pada perubahan suhu yang dapat menyebabkan pemuaian. Ini dia contoh kerajinan bahan dasar kayu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Patung Kayu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kerajinan berbahan dasar kayu atau patung. Pembuatan patung kayu menggunakan teknik ukiran atau pahatan. Bertujuan sebagai penghias ruangan di rumah.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajinan Bahan Keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Buatan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Produk olahan pengrajin yang dicampur bahan tertentu, menghasilkan produk yang bersifat keras, kuat, dan tahan lama. Bahan-bahan untuk kerajinan buatan ini adalah logam, kaca, dan lainnya. Ini ulasannya:<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">1. Logam<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bahan kerajinan keras buatan, yakni logam. Logam memiliki jenis yang beragam, yaitu emas, perak, aluminium, kuningan, dan perunggu. Bentuk logam juga bervariasi, ada yang tebal, berat, ringan, dan tipis. Logam termasuk bahan yang mudah berkarat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, logam dapat terlapisi oleh cat maupun lapisan emas agar tidak mudah berkarat. Oleh karena itu, logam butuh perawatan yang ekstra agar tidak pudar warnanya. Contoh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kerajinan bahan keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari bahan logam adalah perhiasan berupa cincin, kalung, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">2. Kaca<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaca adalah salah satu bahan keras buatan. Proses membuat kaca menggunakan teknik cetak dan tiup untuk membentuk pola sesuai keinginan konsumen. Contoh kerajinan bahan keras kaca adalah cermin. Cermin yang Anda pakai terbuat dari lapisan aluminium berlapis kepingan kaca dengan bentuk beragam.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/hobi-yang-dapat-menghasilkan-uang\/\">7\u00a0Hobi yang Dapat Menghasilkan Uang<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">7 Teknik Pembuatan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajinan Bahan Keras<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembuatan kerajinan butuh keuletan, ketelitian dan teknik. Adapun 7 teknik pembuatan kerajinan berbahan keras meliputi:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Teknik Pahat atau Ukir<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah cara membuat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kerajinan bahan keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan cara memahat atau mengukir menggunakan beberapa alat, seperti alat martil, kikir, dan lainnya. Teknik pahat sangat cocok untuk bahan keras berupa kayu maupun batu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Teknik Anyaman<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode pengrajin membuat produk kerajinan dengan cara menggabungkan dan menyilangkan bahan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">zig-zag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun sistematis. Teknik ini menggunakan bahan keras terbuat dari tumbuhan, seperti rotan dan akar lidi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Teknik Patri<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknik penyambungan bahan keras buatan berupa logam panas dengan mencampurkan logam tambahan. Proses pembuatan teknik ini menggunakan suhu tinggi selama pematrian logam. Teknik patri dapat berbentuk batangan bulat maupun pipih.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Teknik Cor<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode pencairan logam pada cetakan guna membentuk hasil logam sesuai kebutuhan konsumen.\u00a0 Teknik cor memiliki jenis teknik, yakni teknik tuang berulang dan sekali pakai.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Teknik Las<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menyambungkan logam dengan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi disebut teknik las atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">welding.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Penggunaan teknik ini mencangkup pada bidang konstruksi, seperti membuat rangka baja maupun rangka <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kerajinan bahan keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lainnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Teknik Menempa<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara memanaskan logam dan memukul-mukul logam panas agar membentuk sesuai kebutuhan. Pengrajin menggunakan teknik ini dengan menggunakan logam jenis tembaga, emas, dan kuningan. Sehingga, menghasilkan produk seperti keris, teko, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">7. Teknik Bubut<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknik bubut adalah cara menggerakkan bahan pahat dengan memutar secara relatif dan translasi. Sehingga, menghasilkan produk yang rapi, bulat, dan sistematis. Contoh kerajinan yang menggunakan teknik bubut adalah vas bunga berbahan kayu.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/ide-kirim-hampers-yang-menarik\/\">8 Ide Kirim Hampers yang Menarik dan Tips Kemas Hampers<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah Paham tentang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajinan Bahan Keras<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah ulasan mengenai kerajinan berbahan keras. Sebenarnya, pembuatan kerajinan ini tidak harus pengrajin yang membuat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selagi Anda mampu berkreasi dari berbagai jenis bahan keras, maka bukan tidak mungkin Anda mengubahnya menjadi barang dengan nilai jual tinggi. Tertarik untuk membuatnya?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia punya kerajinan benda yang cukup unik dari setiap daerahnya. Salah satu jenisnya adalah kerajinan bahan keras. Jenis kerajinan ini bisa diolah dengan memanfaatkan benda-benda bahan alam maupun bekas. Kerajinan ini juga punya teknik yang beragam, lho. Penasaran apa saja jenis dan tekniknya? Yuk, simak! Apa itu Kerajinan Bahan Keras? Kerajinan bahan keras merupakan hasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1683,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1682","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bisnis"},"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya - Biteship<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kerajinan bahan keras memiliki banyak keunikan. Yuk, kenali kerajinan bahan keras lewat jenis dan teknik pembuatannya cuma di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya - Biteship\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kerajinan bahan keras memiliki banyak keunikan. Yuk, kenali kerajinan bahan keras lewat jenis dan teknik pembuatannya cuma di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-17T15:16:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/precious-stones-processing-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1279\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"782\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Biteship\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Article\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/#article\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/\"\n\t            },\n\t            \"author\": {\n\t                \"name\": \"Biteship\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\"\n\t            },\n\t            \"headline\": \"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya\",\n\t            \"datePublished\": \"2023-08-17T15:16:39+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2023-08-17T15:16:39+00:00\",\n\t            \"mainEntityOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/\"\n\t            },\n\t            \"wordCount\": 976,\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"articleSection\": [\n\t                \"Bisnis\"\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/\",\n\t            \"name\": \"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya - Biteship\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"datePublished\": \"2023-08-17T15:16:39+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2023-08-17T15:16:39+00:00\",\n\t            \"description\": \"Kerajinan bahan keras memiliki banyak keunikan. Yuk, kenali kerajinan bahan keras lewat jenis dan teknik pembuatannya cuma di sini!\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"description\": \"Ship Better and Smarter\",\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": \"required name=search_term_string\"\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Organization\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"alternateName\": \"PT Berbagi Inovasi Teknologi\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\",\n\t            \"logo\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png\",\n\t                \"width\": 7206,\n\t                \"height\": 7205,\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/instagram.com\/biteship\"\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.\",\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/biteship.com\/\",\n\t                \"https:\/\/facebook.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/www.instagram.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/www.youtube.com\/@biteship\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/author\/bloggerbiteship-com\/\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya - Biteship","description":"Kerajinan bahan keras memiliki banyak keunikan. Yuk, kenali kerajinan bahan keras lewat jenis dan teknik pembuatannya cuma di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya - Biteship","og_description":"Kerajinan bahan keras memiliki banyak keunikan. Yuk, kenali kerajinan bahan keras lewat jenis dan teknik pembuatannya cuma di sini!","og_url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/","og_site_name":"Biteship","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","article_author":"https:\/\/facebook.com\/biteship\/","article_published_time":"2023-08-17T15:16:39+00:00","og_image":[{"width":1279,"height":782,"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/precious-stones-processing-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Biteship","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Biteship","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/"},"author":{"name":"Biteship","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3"},"headline":"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya","datePublished":"2023-08-17T15:16:39+00:00","dateModified":"2023-08-17T15:16:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/"},"wordCount":976,"publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/","name":"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya - Biteship","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-08-17T15:16:39+00:00","dateModified":"2023-08-17T15:16:39+00:00","description":"Kerajinan bahan keras memiliki banyak keunikan. Yuk, kenali kerajinan bahan keras lewat jenis dan teknik pembuatannya cuma di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/kerajinan-bahan-keras\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/biteship.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kerajinan Bahan Keras: Jenis, Contoh, dan Teknik Pembuatannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","name":"Biteship","description":"Ship Better and Smarter","publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization","name":"Biteship","alternateName":"PT Berbagi Inovasi Teknologi","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","width":7206,"height":7205,"caption":"Biteship"},"image":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","https:\/\/instagram.com\/biteship"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3","name":"Biteship","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Biteship"},"description":"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.","sameAs":["https:\/\/biteship.com\/","https:\/\/facebook.com\/biteship\/","https:\/\/www.instagram.com\/biteship\/","https:\/\/www.youtube.com\/@biteship"],"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/author\/bloggerbiteship-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1682"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1682\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1686,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1682\/revisions\/1686"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1683"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}