{"id":2636,"date":"2024-01-13T04:46:09","date_gmt":"2024-01-13T04:46:09","guid":{"rendered":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?p=2636"},"modified":"2024-04-01T05:03:23","modified_gmt":"2024-04-01T05:03:23","slug":"supply-chain-management","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/","title":{"rendered":"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen rantai pasok atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain management <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sub bidang manajemen yang pasti ada dalam setiap perusahaan. Mengapa demikian? Sebab, manajemen rantai pasok berkaitan dengan pemasok dan pelanggan, di mana keduanya merupakan unsur penting dalam berjalannya sebuah perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa adanya proses tersebut, maka kegiatan operasional perusahaan tidak akan bisa terkelola dengan baik. Lantas, apa sebenarnya pengertian, tujuan, dan komponen dari manajemen rantai pasok? Anda bisa simak pembahasan lengkapnya pada artikel ini!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Supply Chain Management\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/mile.app\/blog\/general-trade-vs-modern-trade\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Supply chain management<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sistem perencanaan, pengaturan, dan penjadwalan barang atau produk mulai dari fase pengadaan hingga pendistribusian kepada konsumen. Tentu saja, prosesnya berlangsung secara transparan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah mudahnya, manajemen rantai pasok merupakan rangkaian kegiatan mulai dari produksi hingga pengiriman dari perusahaan hingga kepada pelanggan. Sistem ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses pengadaan barang dalam perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan Supply Chain Management\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menyamakan antara permintaan dengan pasokan. Lewat SCM, barang tidak akan diproduksi tanpa adanya permintaan. Sehingga, tidak akan ada produksi yang berakhir sia-sia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, manajemen rantai pasok juga berguna untuk menjalankan bisnis dengan baik dan lancar. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan juga harus berkualitas tinggi agar bisa bersaing di pasaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, dalam pembuatan produk, perusahaan harus mampu menghasilkan produk dengan beberapa kriteria unggulan. Seperti harga yang terjangkau, produk dengan kualitas tinggi, produk selesai diproduksi tepat waktu, dan produk bervariasi atau tidak monoton.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/mengenal-fasilitas-logistik\/\">Mengenal Fasilitas Logistik dan Ragam Jenis Fasilitasnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Model Supply Chain Management\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, struktur dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bersifat kompleks. Oleh karena itu, ada beberapa model yang bisa Anda cocokan untuk bisnis. Berikut merupakan model <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang umum dan dapat Anda gunakan!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Model Agile<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model ini berfokus menekankan fleksibilitas, respon cepat, dan adaptabilitas terhadap perubahan dalam permintaan pelanggan atau kondisi pasar. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Agile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat cocok untuk bisnis yang memiliki permintaan tak terduga. Model ini juga memiliki karakteristik seperti berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan permintaan pelanggan, tren pasar, atau kondisi lainnya dengan cepat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kemampuan untuk memodifikasi produksi dan distribusi sesuai dengan perubahan dan prioritas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membangun hubungan yang kuat dan terpercaya dengan pemasok untuk memastikan pasokan stabil dan responsif.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lewat kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan. Maka, perusahaan dapat merespon kebutuhan pelanggan secara lebih efektif. Serta dapat mengoptimalkan kinerja rantai pasok.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Model Continuous Flow<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model lain dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span> <i><span style=\"font-weight: 400;\">continuous flow<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau arus kontinu. Jenis ini merujuk pada pendekatan di mana proses produksi dan distribusi berlangsung tanpa hambatan dan alirannya terjadi secara terus menerus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model ini cocok untuk Anda yang memiliki bisnis dengan permintaan dan penawaran yang stabil. Prinsip utama dari model <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">continuous flow<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah untuk mencapai efisiensi, peningkatan ketersediaan produk, dan respons yang lebih cepat terhadap perubahan pasar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model ini juga memerlukan manajemen yang cermat dan sistem kontrol yang baik. Tujuannya agar dapat mengelola aliran kontinu tanpa mengorbankan kualitas atau keamanan produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Model Fast Chain\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model ini cocok digunakan untuk bisnis yang sering mengeluarkan produk baru dan mengikuti tren agar tidak kehilangan daya tarik. Contohnya adalah bisnis makanan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fashion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan lain sebagainya. Model ini dapat dinilai dari seberapa cepat dan efisien Anda dapat memperbarui produk sesuai dengan perkembangan zaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Model Efficient Chain\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika memiliki kompetitor dengan target audiens yang sama, Anda akan mulai memiliki berbagai macam strategi. Tujuannya untuk mendapatkan audiens lebih banyak, salah satunya dengan memainkan harga produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda harus memaksimalkan pemanfaatan mesin maupun aset lain yang ada untuk mempertahankan efisiensi peralatan secara keseluruhan. Sehingga, Anda dapat menghasilkan pengurangan biaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/perbedaan-inbound-atau-outbound-logistic\/\">Perbedaan Inbound dan Outbound Logistic dan Perannya dalam Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">3 Komponen Utama Supply Chain Management\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Supply chain management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melibatkan sejumlah aktivitas dan proses untuk mengelola aliran barang dan jasa dari pemasok hingga pelanggan. Komponen supply chain juga berhubungan erat dengan aktivitas <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/logistik-adalah\/\">logistik<\/a>. Adapun 3 komponen utama dari manajemen rantai pasok mencakup hal berikut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Pemasok<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemasok merupakan sumber utama yang menyediakan bahan baku, komponen, atau produk jadi yang digunakan dalam produksi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Supplier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berperan penting dalam rantai pasokan dan manajemen hubungan untuk memastikan ketersediaan bahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Produsen<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen lain dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> produsen. Produsen adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas produksi sendiri melibatkan perencanaan, manajemen persediaan, kontrol kualitas, dan efisiensi operasional. Produsen harus berkoordinasi dengan pemasok dan distributor untuk memastikan rantai pasokan lancar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Distributor<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Distributor adalah pihak yang mengelola distribusi dan penjualan produk kepada pelanggan akhir. Mereka berperan penting dalam menyalurkan produk ke pasar dan menciptakan saluran distribusi yang efisien. Distributor juga dapat memberi umpan balik pada produsen untuk membantu perencanaan dan penyesuaian produksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Supply Chain Management<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen rantai pasok diterapkan dalam beberapa sektor guna memenuhi kebutuhan pelanggan. Berikut merupakan contoh penerapan:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Industri Kesehatan\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada industri ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berguna untuk mengelola peralatan medis seperti alat kesehatan dan obat-obatan. Seperti membantu proses distribusi dan mengelola persediaan. Adanya manajemen rantai pasok akan membantu layanan kesehatan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. E-Commerce<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh lain dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> industri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebagaimana alur pembelian di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, manajemen rantai pasok dimulai ketika pengguna melakukan pemesanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kemudian, pesanan akan penjual proses dan kemas untuk akhirnya dikirimkan ke alamat pengguna.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Industri Pengiriman Barang\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin maraknya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, membuat industri pengiriman barang semakin banyak pula. Industri inilah yang menghubungkan antara produsen dengan konsumen. SCM akan memungkinkan Anda untuk melakukan pelacakan barang. Anda bisa mengetahui barang yang dipesan telah sampai pada proses apa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah Memahami Apa Itu Supply Chain Management?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sistem untuk mengelola jalannya atau proses pengadaan produk hingga sampai ke pengguna akhir. SCM sangat penting bagi keberlangsungan bisnis agar bisnis dapat berjalan dengan performa yang optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya manajemen rantai pasok juga akan membantu perusahaan mengurangi biaya produksi, meningkatkan pendapatan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Jadi, apakah bisnis Anda sudah memanfaatkan SCM dengan maksimal?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manajemen rantai pasok atau supply chain management adalah sub bidang manajemen yang pasti ada dalam setiap perusahaan. Mengapa demikian? Sebab, manajemen rantai pasok berkaitan dengan pemasok dan pelanggan, di mana keduanya merupakan unsur penting dalam berjalannya sebuah perusahaan.\u00a0 Tanpa adanya proses tersebut, maka kegiatan operasional perusahaan tidak akan bisa terkelola dengan baik. Lantas, apa sebenarnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2638,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2636","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-logistik"},"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen - Biteship<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernah menyaksikan proses pengadaan barang sampai pendistribusian? Proses tersebut adalah supply chain management. Yuk, simak lebih dalam!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen - Biteship\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernah menyaksikan proses pengadaan barang sampai pendistribusian? Proses tersebut adalah supply chain management. Yuk, simak lebih dalam!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-13T04:46:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-01T05:03:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Supply-chain-management-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"340\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Biteship\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Article\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/#article\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/\"\n\t            },\n\t            \"author\": {\n\t                \"name\": \"Biteship\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\"\n\t            },\n\t            \"headline\": \"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen\",\n\t            \"datePublished\": \"2024-01-13T04:46:09+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2024-04-01T05:03:23+00:00\",\n\t            \"mainEntityOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/\"\n\t            },\n\t            \"wordCount\": 941,\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"articleSection\": [\n\t                \"Logistik\"\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/\",\n\t            \"name\": \"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen - Biteship\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"datePublished\": \"2024-01-13T04:46:09+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2024-04-01T05:03:23+00:00\",\n\t            \"description\": \"Pernah menyaksikan proses pengadaan barang sampai pendistribusian? Proses tersebut adalah supply chain management. Yuk, simak lebih dalam!\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"description\": \"Ship Better and Smarter\",\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": \"required name=search_term_string\"\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Organization\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"alternateName\": \"PT Berbagi Inovasi Teknologi\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\",\n\t            \"logo\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png\",\n\t                \"width\": 7206,\n\t                \"height\": 7205,\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/instagram.com\/biteship\"\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.\",\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/biteship.com\/\",\n\t                \"https:\/\/facebook.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/www.instagram.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/www.youtube.com\/@biteship\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/author\/bloggerbiteship-com\/\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen - Biteship","description":"Pernah menyaksikan proses pengadaan barang sampai pendistribusian? Proses tersebut adalah supply chain management. Yuk, simak lebih dalam!","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen - Biteship","og_description":"Pernah menyaksikan proses pengadaan barang sampai pendistribusian? Proses tersebut adalah supply chain management. Yuk, simak lebih dalam!","og_url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/","og_site_name":"Biteship","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","article_author":"https:\/\/facebook.com\/biteship\/","article_published_time":"2024-01-13T04:46:09+00:00","article_modified_time":"2024-04-01T05:03:23+00:00","og_image":[{"width":512,"height":340,"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Supply-chain-management-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Biteship","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Biteship","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/"},"author":{"name":"Biteship","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3"},"headline":"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen","datePublished":"2024-01-13T04:46:09+00:00","dateModified":"2024-04-01T05:03:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/"},"wordCount":941,"publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"articleSection":["Logistik"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/","name":"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen - Biteship","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-01-13T04:46:09+00:00","dateModified":"2024-04-01T05:03:23+00:00","description":"Pernah menyaksikan proses pengadaan barang sampai pendistribusian? Proses tersebut adalah supply chain management. Yuk, simak lebih dalam!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/biteship.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Supply Chain Management: Pengertian, Model, dan Komponen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","name":"Biteship","description":"Ship Better and Smarter","publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization","name":"Biteship","alternateName":"PT Berbagi Inovasi Teknologi","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","width":7206,"height":7205,"caption":"Biteship"},"image":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","https:\/\/instagram.com\/biteship"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3","name":"Biteship","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Biteship"},"description":"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.","sameAs":["https:\/\/biteship.com\/","https:\/\/facebook.com\/biteship\/","https:\/\/www.instagram.com\/biteship\/","https:\/\/www.youtube.com\/@biteship"],"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/author\/bloggerbiteship-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2636"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2636\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2812,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2636\/revisions\/2812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}