{"id":3343,"date":"2024-06-09T05:32:31","date_gmt":"2024-06-09T05:32:31","guid":{"rendered":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?p=3343"},"modified":"2025-06-12T13:15:15","modified_gmt":"2025-06-12T13:15:15","slug":"8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/","title":{"rendered":"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mencatat stock barang secara manual<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat penting untuk dipahami untuk mengelola jumlah barang yang ada di gudang agar dapat terkelola dengan baik. Metode ini sering digunakan karena mudah dalam pengaplikasiannya dan tidak memerlukan investasi teknologi yang besar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Mencatat Stock Barang secara Manual<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan kegiatan mencatat stok barang, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar catatan tersebut mudah untuk dimengerti. Informasi yang Anda catat juga harus akurat dan mudah untuk diakses. Berikut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara mencatat <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/stok-barang\/\">stock barang<\/a> secara manual<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk Anda:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Membuat Daftar Berisi Nama Barang\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pertama yang dapat Anda lakukan ketika mencatat stok barang secara manual ialah membuat daftar yang berisi nama barang Anda. Proses ini menggolongkan semua barang yang ada di gudang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda harus membuat daftar secara rinci seperti nama, deskripsi, kode barang, dan kriteria lain yang masih berkaitan dengan barang agar tiap item barang dapat dengan mudah Anda identifikasi dan lacak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga jangan lupa untuk selalu memperbarui daftar barang secara berkala demi memudahkan proses pengecekan barang baru, penghapusan barang lama, perubahan spesifikasi barang, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Menetapkan Satuan Ukuran yang Dipakai\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membuat daftar barang, Anda dapat menetapkan satuan ukuran barang. Satuan ukuran ini haruslah konsisten dan sesuai dengan jenis barang agar pencatatan menjadi akurat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat menggunakan satuan ukuran liter atau mililiter untuk barang cair dan gram, kilogram, unit, dan lain sebagainya untuk barang padat. Dengan menetapkan satuan ukuran barang yang tepat, Anda dapat meminimalisir kesalahan dalam pencatatan dan data stok barang menjadi lebih akurat dan mudah dipahami.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Membuat Garis Kolom Pencatatan\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan membuat garis kolom dalam melakukan pencatatan stok ialah agar dapat menangkap seluruh aspek penting dari kegiatan transaksi stok. Entah itu mengenai jumlah masuk dan keluarnya barang, saldo akhir, harga per barang, kondisi barang, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam membuat kolom pencatatan ini haruslah jelas dan sistematis. Hal ini bertujuan untuk menjaga kerapian data dan memudahkan dalam mencari informasi spesifik barang ketika diperlukan untuk kegiatan operasional maupun audit (menguji keakuratan laporan keuangan dari suatu organisasi atau perusahaan).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, disarankan untuk memastikan tabel pencatatan memiliki cukup ruang untuk mencatat data secara rinci dan sistematis untuk tiap barang yang masuk atau keluar, sehingga mudah dalam melakukan pengecekan dan audit stok.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Melakukan Pencatatan Masuknya Stok Barang\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila ada stok barang yang masuk, Anda harus segera melakukan pencatatan pada barang. Pencatatan ini mencakup detail-detail seperti tanggal masuk, sumber, faktur atau dokumen pengiriman, dan kondisi ketika barang diterima.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pencatatan ini tidak hanya digunakan untuk memperbarui data inventaris, tetapi juga memastikan bahwa barang telah sesuai dengan yang dipesan, baik dalam segi jumlah maupun kualitas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, kegiatan pencatatan barang yang masuk ini dimasukkan dalam buku besar atau menggunakan formulir khusus untuk mencatat stok barang yang diterima.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya untuk membantu pengelolaan hubungan antara Anda dengan pemasok serta menjadi bukti dari bentuk pertanggungjawaban dalam menerima barang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/cara-manajemen-stok-barang-untuk-bisnis-anda\/\">Cara Melakukan Manajemen Stok Barang Untuk Bisnis Online<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Melakukan Pencatatan Keluarnya Stock Barang\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu tujuan dari dibuatnya catatan stok barang ialah untuk mengetahui alur masuk dan keluarnya barang. Setiap adanya pengeluaran stok barang harus diberi catatan detail mencangkup alasan pengeluaran, entah itu karena telah terjual, rusak, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan dari pencatatan pengeluaran ini untuk membantu dalam mengelola penggunaan barang dan meminimalisir terjadinya kehilangan serta pencurian barang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mencatat keluarnya stok barang, Anda harus memperhatikan keakuratannya. Hal ini dilakukan untuk menganalisis tren penjualan, perencanaan, dan mengevaluasi kebutuhan stok untuk selanjutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Menghitung Jumlah Stok Barang\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung jumlah stok barang secara berkala sangatlah dibutuhkan untuk menjaga kesesuaian jumlah barang berdasarkan dengan transaksi yang sebenarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses menghitung jumlah stok barang ini hendaknya dilakukan dengan cermat dan tepat agar jumlah akhirnya sesuai dengan jumlah nyata. Anda hendaknya juga perlu mencatat tanggal perhitungan untuk mengawasi perubahan jumlah stok secara berkala.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila terdapat perbedaan antara jumlah stok barang yang ada di data dan kenyataannya, Anda perlu menemukan penyebab dari perbedaan tersebut. Dalam beberapa kasus dikarenakan kesalahan dalam mencatat, barang hilang, dan adanya pencurian.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">7. Teratur Melakukan Pemeriksaan Stock Barang\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan dari pemeriksaan secara teratur ialah memastikan jumlah stok barang yang ada di data dan di lapangan itu sama, mengidentifikasi adanya kesalahan dalam pencatatan, dan segera melakukan tindakan apabila terdapat kesalahan atau penyelewengan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pemeriksaan ini biasanya melibatkan tim audit internal maupun eksternal yang dilakukan secara mendadak ataupun terjadwal. Oleh sebab itu, dalam melakukan pemeriksaan stok barang hendaknya Anda lakukan secara teratur dan berkala.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">8. Menyiapkan dan Menyusun Laporan Stock Barang\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan stok barang yang Anda susun hendaknya berisi mengenai ringkasan detail aktivitas stok selama beberapa waktu tertentu, detail transaksi stok yang masuk dan keluar, dan perubahan yang ada dalam jumlah stok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan stok barang ini penting untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">warehouse management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (sistem untuk manajemen gudang) dalam melakukan pengambilan keputusan, mengatur keuangan, serta mengatur strategi bisnis kedepannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga harus menyiapkan serta menyusun laporan stok sesuai dengan standar akuntansi dan aturan yang berlaku. Laporan ini dapat digunakan sebagai dokumen resmi ketika dilakukan audit atau pertanggungjawaban dalam bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/stock-opname\/\">Stock Opname: Pengertian, Manfaat, dan Cara Pelaksanaan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah Memahami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Mencatat Stock Barang Secara Manual<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">?\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mencatat stock barang secara manual<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memang gampang-gampang susah. Meski begitu, mempraktikkan cara mencatat stok barang secara manual dapat meminimalisir adanya kelebihan maupun kekurangan barang, baik yang terjadi secara sengaja maupun tak sengaja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, manfaat lainnya ialah mempercepat pengambilan keputusan apabila terdapat barang yang hilang atau rusak, menganalisis sejauh mana usaha berkembang, dan mengetahui arus kas keluar masuk untuk barang yang ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan pencatatan stok barang secara manual ini, Anda harus melakukannya secara sistematis dan konsisten agar memudahkan dalam mengecek dan memperbarui data barang.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara mencatat stock barang secara manual sangat penting untuk dipahami untuk mengelola jumlah barang yang ada di gudang agar dapat terkelola dengan baik. Metode ini sering digunakan karena mudah dalam pengaplikasiannya dan tidak memerlukan investasi teknologi yang besar. Cara Mencatat Stock Barang secara Manual\u00a0 Dalam melakukan kegiatan mencatat stok barang, terdapat beberapa hal yang harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3344,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[347],"class_list":{"0":"post-3343","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pergudangan","8":"tag-stock"},"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual - Biteship<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mencatat stok barang penting untuk mengetahui jumlah persediaan barang. Bagaimana cara mencatat stock barang secara manual? Berikut ulasannya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual - Biteship\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mencatat stok barang penting untuk mengetahui jumlah persediaan barang. Bagaimana cara mencatat stock barang secara manual? Berikut ulasannya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-09T05:32:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-12T13:15:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/woman-worker-taking-notes-warehouse-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"854\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Biteship\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Article\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/#article\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/\"\n\t            },\n\t            \"author\": {\n\t                \"name\": \"Biteship\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\"\n\t            },\n\t            \"headline\": \"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual\",\n\t            \"datePublished\": \"2024-06-09T05:32:31+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2025-06-12T13:15:15+00:00\",\n\t            \"mainEntityOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/\"\n\t            },\n\t            \"wordCount\": 905,\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"keywords\": [\n\t                \"stock\"\n\t            ],\n\t            \"articleSection\": [\n\t                \"Pergudangan\"\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/\",\n\t            \"name\": \"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual - Biteship\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"datePublished\": \"2024-06-09T05:32:31+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2025-06-12T13:15:15+00:00\",\n\t            \"description\": \"Mencatat stok barang penting untuk mengetahui jumlah persediaan barang. Bagaimana cara mencatat stock barang secara manual? Berikut ulasannya!\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"description\": \"Ship Better and Smarter\",\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": \"required name=search_term_string\"\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Organization\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"alternateName\": \"PT Berbagi Inovasi Teknologi\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/\",\n\t            \"logo\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png\",\n\t                \"width\": 7206,\n\t                \"height\": 7205,\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/instagram.com\/biteship\"\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.\",\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/biteship.com\/\",\n\t                \"https:\/\/facebook.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/www.instagram.com\/biteship\/\",\n\t                \"https:\/\/www.youtube.com\/@biteship\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/biteship.com\/blog\/author\/bloggerbiteship-com\/\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual - Biteship","description":"Mencatat stok barang penting untuk mengetahui jumlah persediaan barang. Bagaimana cara mencatat stock barang secara manual? Berikut ulasannya!","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual - Biteship","og_description":"Mencatat stok barang penting untuk mengetahui jumlah persediaan barang. Bagaimana cara mencatat stock barang secara manual? Berikut ulasannya!","og_url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/","og_site_name":"Biteship","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","article_author":"https:\/\/facebook.com\/biteship\/","article_published_time":"2024-06-09T05:32:31+00:00","article_modified_time":"2025-06-12T13:15:15+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":854,"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/woman-worker-taking-notes-warehouse-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Biteship","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Biteship","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/"},"author":{"name":"Biteship","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3"},"headline":"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual","datePublished":"2024-06-09T05:32:31+00:00","dateModified":"2025-06-12T13:15:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/"},"wordCount":905,"publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"keywords":["stock"],"articleSection":["Pergudangan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/","name":"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual - Biteship","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-09T05:32:31+00:00","dateModified":"2025-06-12T13:15:15+00:00","description":"Mencatat stok barang penting untuk mengetahui jumlah persediaan barang. Bagaimana cara mencatat stock barang secara manual? Berikut ulasannya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/8-cara-mencatat-stock-barang-secara-manual\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/biteship.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Cara Mencatat Stock Barang secara Manual"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","name":"Biteship","description":"Ship Better and Smarter","publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization","name":"Biteship","alternateName":"PT Berbagi Inovasi Teknologi","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","width":7206,"height":7205,"caption":"Biteship"},"image":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","https:\/\/instagram.com\/biteship"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3","name":"Biteship","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Biteship"},"description":"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.","sameAs":["https:\/\/biteship.com\/","https:\/\/facebook.com\/biteship\/","https:\/\/www.instagram.com\/biteship\/","https:\/\/www.youtube.com\/@biteship"],"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/author\/bloggerbiteship-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3343","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3343"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3343\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3999,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3343\/revisions\/3999"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}