{"id":3540,"date":"2024-08-27T03:59:58","date_gmt":"2024-08-27T03:59:58","guid":{"rendered":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?p=3540"},"modified":"2024-09-02T04:12:11","modified_gmt":"2024-09-02T04:12:11","slug":"4-perbedaan-api-dan-plugin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/","title":{"rendered":"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">API (Application Programming Interface) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah dua istilah yang sering muncul dalam dunia pengembangan perangkat lunak. Meskipun keduanya berperan dalam memperluas fungsionalitas suatu aplikasi, tetapi ada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan API dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang begitu mencolok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari simak pembahasan di bawah ini agar Anda bisa memahami perbedaan antara dua perangkat lunak tersebut!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian API<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">API atau Application Programming Interface adalah antarmuka yang memungkinkan dua aplikasi untuk saling berkomunikasi. Dalam bahasa sederhana, API adalah jembatan yang menghubungkan dua perangkat lunak, memungkinkan satu aplikasi untuk mengakses data atau fungsi dari aplikasi lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, ketika Anda menggunakan aplikasi cuaca di ponsel, aplikasi tersebut berkomunikasi dengan server data cuaca melalui API untuk menampilkan informasi terkini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">API memiliki peran penting dalam pengembangan perangkat lunak modern. Dengan API, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">developer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak perlu membangun semua fitur dari awal. Mereka dapat memanfaatkan API yang sudah ada untuk mengambil data atau fungsi dari aplikasi lain. Hal ini membuat proses pengembangan lebih cepat dan efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, API juga memberikan fleksibilitas tinggi dalam menciptakan inovasi baru. Misalnya, API memungkinkan integrasi antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berbeda, sehingga berbagai aplikasi dapat bekerja bersama dengan lebih mudah. Dengan API, pengembangan aplikasi menjadi lebih terstruktur, karena API mendefinisikan cara aplikasi berkomunikasi melalui protokol dan format data yang sudah ditentukan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Plugin<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa itu plugin? Plugin adalah kode tambahan yang memperluas fitur aplikasi atau situs web dengan menambahkan kemampuan baru. Misalnya, pada situs web, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memungkinkan pemutaran video, berbagi ke media sosial, atau peningkatan keamanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menawarkan fleksibilitas, memungkinkan pengguna menambahkan atau menghapus fitur sesuai kebutuhan, sehingga aplikasi atau situs web dapat dioptimalkan untuk memenuhi tujuan spesifik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti WordPress, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat penting dalam mengembangkan fungsionalitas dan meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan ribuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tersedia, baik gratis maupun berbayar, pengguna dapat menyesuaikan situs web mereka dengan mudah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/mengenal-plugin-woocommerce-dan-fitur-fiturnya\/\">Mengenal Plugin WooCommerce dan Fitur-fiturnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan API dan Plugin<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami pengertian dari API dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sekarang mari kita cari tahu apa yang membedakan keduanya!<\/span><\/p>\n<h3><strong>Fungsi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">API berperan sebagai jembatan yang menghubungkan dua sistem atau aplikasi berbeda. API memungkinkan aplikasi untuk berkomunikasi dan bertukar data, memungkinkan integrasi antara berbagai layanan, baik internal maupun eksternal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah perangkat lunak tambahan yang ditambahkan ke dalam sebuah program atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menambahkan atau mengubah fungsionalitas, tanpa perlu mengubah kode asli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada WordPress, plugin dapat digunakan untuk menambahkan berbagai fitur, seperti sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, optimasi Search Engine Optimization (SEO), dan keamanan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Kegunaan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya dari segi fungsi, kegunaan API dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga jauh berbeda. Berikut ini adalah beberapa kegunaan dari API yang cukup umum kita temukan.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghubungkan aplikasi dengan layanan eksternal, seperti integrasi dengan sistem pembayaran, media sosial, atau layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memungkinkan pengembangan aplikasi yang lebih cepat, dengan memanfaatkan layanan pihak ketiga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan fleksibilitas dan skalabilitas sistem.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apa kegunaan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Perangkat lunak yang satu ini banyak dimanfaatkan untuk beberapa hal berikut ini.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menambah fungsionalitas pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tanpa perlu mengubah kode asli.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperluas fitur yang tersedia di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti menambahkan toko <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, form kontak, atau sistem reservasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan performa dan keamanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Jenis-Jenis<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik API maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sama-sama terbagi ke dalam beberapa jenis, seperti berikut ini.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4 Jenis API<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita pahami jenis-jenis API terlebih dahulu!<\/span><\/p>\n<h5><strong>1. Private API<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">API ini digunakan secara internal dalam sebuah organisasi. Mereka tidak terbuka untuk umum dan sering digunakan untuk mengintegrasikan sistem yang berbeda dalam perusahaan, seperti CRM, ERP, dan sistem akuntansi.<\/span><\/p>\n<h5><strong>2. Public API<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">API publik terbuka untuk umum dan dapat digunakan oleh siapa saja, biasanya dengan atau tanpa autentikasi. Contoh umum termasuk API dari Google Maps, Twitter, dan OpenWeather.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. Partner API<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">API ini biasanya terbatas pada mitra bisnis tertentu dan sering kali digunakan untuk berbagi data atau layanan dalam konteks kemitraan strategis. Contoh penggunaannya bisa termasuk integrasi layanan pembayaran antara bank dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h5><strong>4. Composite API<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis API yang menggabungkan beberapa API menjadi satu layanan terpadu. Ini sangat berguna ketika ada kebutuhan untuk mengambil data dari beberapa sumber yang berbeda dan menyajikannya sebagai satu kesatuan.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/integrasi-api-pengiriman\/\">Mengenal Integrasi API Pengiriman dan Rekomendasi Terbaik 2024<\/a><\/strong><\/p>\n<h4><strong>4 Jenis Plugins<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga terbagi ke dalam 5 jenis berdasarkan fungsinya, yaitu.<\/span><\/p>\n<h5>1. Plugin pengiriman<\/h5>\n<p>Untuk membuat halaman check out pada website diperlukan plugin pengiriman yang akan menghubungkan website dengan berbagai kurir. Tujuannya supaya pembeli dapat langsung membeli produk dari website tersebut tanpa harus dialihkan ke marketplace lainnya. Salah satu plugin pengiriman yang dapat Anda gunakan yaitu plugin pengiriman Biteship yang tersedia di Shopify dan WooCommerce.<\/p>\n<h5><strong>2. Plugin Media Sosial<\/strong><\/h5>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini memungkinkan integrasi yang lebih mudah antara situs web dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> media sosial. Beberapa fitur umum termasuk tombol berbagi, umpan sosial langsung, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">login<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sosial.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. Plugin <\/strong><strong>Anti-Spam <\/strong><\/h5>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini dirancang untuk melindungi situs web dari komentar spam, pendaftaran bot, dan aktivitas berbahaya lainnya. Akismet adalah salah satu contoh terkenal dari jenis ini.<\/span><\/p>\n<h5><strong>4. SEO Plugins<\/strong><\/h5>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> SEO membantu mengoptimalkan konten situs web Anda untuk mesin pencari, dengan memberikan panduan, analisis, dan penyesuaian yang diperlukan. Contohnya termasuk Yoast SEO dan All in One SEO Pack.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Keuntungan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan API dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terakhir dapat kita tinjau dari sisi keuntungan. API memungkinkan berbagai sistem untuk berkomunikasi dengan lancar, mempermudah integrasi layanan seperti pembayaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau peta interaktif. API juga meningkatkan keamanan dan efisiensi data, terutama melalui API privat dan partner API.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memungkinkan pengguna menambah fungsionalitas situs web dengan mudah tanpa perlu keahlian teknis, seperti meningkatkan kecepatan, keamanan, dan integrasi media sosial. Keduanya sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan skalabilitas sistem.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/5-kendala-integrasi-api-dan-cara-efektif-mengatasinya\/\">5 Kendala Integrasi API dan Cara Efektif Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Biteship Memiliki Plugin dan API Pengiriman untuk E-Commerce<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah Anda memahami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan API dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam konteks <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kini saatnya mengeksplorasi bagaimana Biteship mengoptimalkan keduanya untuk mendukung bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biteship menyediakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan API pengiriman yang dirancang khusus untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti WooCommerce dan Shopify, memberikan fleksibilitas dan kemudahan dalam mengatur pengiriman langsung melalui situs web.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pengiriman dari Biteship, toko online dapat menawarkan berbagai opsi pengiriman kepada pelanggan, termasuk pengiriman instan, reguler, kargo, dan internasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fitur-fitur ini tidak hanya meningkatkan pengalaman belanja pelanggan, tetapi juga membantu mengotomatisasi proses pembuatan resi dan penjemputan paket oleh kurir, sehingga operasional bisnis menjadi lebih efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, API pengiriman dari Biteship memungkinkan integrasi yang lebih luas dengan lebih dari 30 perusahaan ekspedisi, baik domestik maupun internasional. Dengan mengintegrasikan satu API saja, toko <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Anda dapat menyediakan pilihan ongkos kirim yang bervariasi dan kemampuan pelacakan pengiriman langsung dari situs web. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih baik dan meningkatkan kepuasan pelanggan.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan API dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>API (Application Programming Interface) dan plugin adalah dua istilah yang sering muncul dalam dunia pengembangan perangkat lunak. Meskipun keduanya berperan dalam memperluas fungsionalitas suatu aplikasi, tetapi ada perbedaan API dan plugin yang begitu mencolok. Mari simak pembahasan di bawah ini agar Anda bisa memahami perbedaan antara dua perangkat lunak tersebut! Pengertian API API atau Application [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3541,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[363,368],"class_list":{"0":"post-3540","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bisnis","8":"tag-api","9":"tag-plugin"},"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu! - Biteship<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jangan sampai salah pilih, pahami 4 perbedaan API dan plugin terlebih dahulu. Masing-masing punya keunggulan tersendiri!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu! - Biteship\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jangan sampai salah pilih, pahami 4 perbedaan API dan plugin terlebih dahulu. Masing-masing punya keunggulan tersendiri!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/facebook.com\/biteship\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-27T03:59:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-02T04:12:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/4372937-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1969\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Biteship\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Biteship\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\\\/\\\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Article\",\n\t            \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/#article\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/\"\n\t            },\n\t            \"author\": {\n\t                \"name\": \"Biteship\",\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\"\n\t            },\n\t            \"headline\": \"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu!\",\n\t            \"datePublished\": \"2024-08-27T03:59:58+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2024-09-02T04:12:11+00:00\",\n\t            \"mainEntityOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/\"\n\t            },\n\t            \"wordCount\": 1059,\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/4372937-scaled.jpg\",\n\t            \"keywords\": [\n\t                \"API\",\n\t                \"Plugin\"\n\t            ],\n\t            \"articleSection\": [\n\t                \"Bisnis\"\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/\",\n\t            \"url\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/\",\n\t            \"name\": \"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu! - Biteship\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/4372937-scaled.jpg\",\n\t            \"datePublished\": \"2024-08-27T03:59:58+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2024-09-02T04:12:11+00:00\",\n\t            \"description\": \"Jangan sampai salah pilih, pahami 4 perbedaan API dan plugin terlebih dahulu. Masing-masing punya keunggulan tersendiri!\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t            \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/4372937-scaled.jpg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/4372937-scaled.jpg\",\n\t            \"width\": 2560,\n\t            \"height\": 1969,\n\t            \"caption\": \"perbedaan API dan plugin\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/4-perbedaan-api-dan-plugin\\\/#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu!\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"description\": \"Ship Better and Smarter\",\n\t            \"publisher\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#organization\"\n\t            },\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"en-US\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Organization\",\n\t            \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#organization\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"alternateName\": \"PT Berbagi Inovasi Teknologi\",\n\t            \"url\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/\",\n\t            \"logo\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\n\t                \"url\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/logo-1.png\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/logo-1.png\",\n\t                \"width\": 7206,\n\t                \"height\": 7205,\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/biteship\\\/\",\n\t                \"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/biteship\"\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3\",\n\t            \"name\": \"Biteship\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"en-US\",\n\t                \"@id\": \"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"url\": \"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"Biteship\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.\",\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/\",\n\t                \"https:\\\/\\\/facebook.com\\\/biteship\\\/\",\n\t                \"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/biteship\\\/\",\n\t                \"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@biteship\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\\\/\\\/biteship.com\\\/blog\\\/author\\\/bloggerbiteship-com\\\/\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu! - Biteship","description":"Jangan sampai salah pilih, pahami 4 perbedaan API dan plugin terlebih dahulu. Masing-masing punya keunggulan tersendiri!","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu! - Biteship","og_description":"Jangan sampai salah pilih, pahami 4 perbedaan API dan plugin terlebih dahulu. Masing-masing punya keunggulan tersendiri!","og_url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/","og_site_name":"Biteship","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","article_author":"https:\/\/facebook.com\/biteship\/","article_published_time":"2024-08-27T03:59:58+00:00","article_modified_time":"2024-09-02T04:12:11+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1969,"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/4372937-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Biteship","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Biteship","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/"},"author":{"name":"Biteship","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3"},"headline":"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu!","datePublished":"2024-08-27T03:59:58+00:00","dateModified":"2024-09-02T04:12:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/"},"wordCount":1059,"publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/4372937-scaled.jpg","keywords":["API","Plugin"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/","name":"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu! - Biteship","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/4372937-scaled.jpg","datePublished":"2024-08-27T03:59:58+00:00","dateModified":"2024-09-02T04:12:11+00:00","description":"Jangan sampai salah pilih, pahami 4 perbedaan API dan plugin terlebih dahulu. Masing-masing punya keunggulan tersendiri!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/#primaryimage","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/4372937-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/4372937-scaled.jpg","width":2560,"height":1969,"caption":"perbedaan API dan plugin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/4-perbedaan-api-dan-plugin\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/biteship.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Perbedaan API dan Plugin, Pemilik E-Commerce Wajib Tahu!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","name":"Biteship","description":"Ship Better and Smarter","publisher":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/biteship.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#organization","name":"Biteship","alternateName":"PT Berbagi Inovasi Teknologi","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-1.png","width":7206,"height":7205,"caption":"Biteship"},"image":{"@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/biteship\/","https:\/\/instagram.com\/biteship"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/biteship.com\/blog\/#\/schema\/person\/f8a3efa7c71827e28a07e7fc5d0b9aa3","name":"Biteship","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/29c289f2506689863c809348acae5642379a29e8e3627fd8075fe8128a46443a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Biteship"},"description":"Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.","sameAs":["https:\/\/biteship.com\/","https:\/\/facebook.com\/biteship\/","https:\/\/www.instagram.com\/biteship\/","https:\/\/www.youtube.com\/@biteship"],"url":"https:\/\/biteship.com\/blog\/author\/bloggerbiteship-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3540","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3540"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3540\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3542,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3540\/revisions\/3542"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3541"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3540"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3540"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biteship.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3540"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}