Tips Pengiriman Produk Fragile dan Cair agar Tidak Rusak

Tips Pengiriman Produk Fragile dan Cair agar Tidak Rusak

Dalam dunia penjualan berbasis e-commerce, pengiriman produk fragile dan cair merupakan salah satu tantangan terbesar. Sekali mengalami kerusakan, reputasi brand bisa saja merosot dan bahkan berpotensi mengundang komplain atau refund.

Maka dari itu, sangat penting untuk memahami seperti apa prosedur packing atau pengemasan secara sistematis dan konsisten. Checklist secara menyeluruh sangat penting sehingga Anda dapat mengurangi terjadinya kerusakan.

Key Takeaways

  • Persiapan sebelum packing sangatlah penting, mulai dari klasifikasi, buffer, hingga dokumentasi kondisi produk.
  • Pengemasan harus berlapis, di mana terdiri dari bubble wrap, double box, dan pemberian label “Fragile” atau “Cairan”.
  • Asuransi dan pemilihan jasa pengiriman yang tepat akan memberi keamanan tambahan pada paket produk.
  • Produk cair memerlukan perlakuan khusus, seperti harus dalam posisi tegak, menggunakan segel anti bocor, dan bungkus sekunder.

Tips Pengiriman Produk Fragile dan Cair

Reputasi brand sangat ditentukan dari kualitas produk ketika sampai ke tangan pelanggan. Maka dari itu, produk cair dan fragile harus mendapatkan perhatian ekstra agar tidak mengalami masalah saat proses pengiriman. Berikut ini langkah-langkahnya.

1. Persiapan Sebelum Pengiriman

Anda harus memastikan bahwa produk sudah siap kirim dan dalam kondisi terbaik. Ini adalah tahapan awal yang kerap diabaikan, padahal sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya kerusakan selama di perjalanan. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan adalah sebagai berikut.

  • Klasifikasi produk: Tentukan produk yang berkategori cair (skincare, kosmetik, parfum, dan toner) atau “fragile keras” (keramik, kaca, gelas, elektronik, dan lampu). Produk cair sebaiknya menggunakan kemasan leakproof (anti bocor) atau wadah sekunder.
  • Pemisahan dan buffer antar unit: Jika Anda akan mengirim produk fragile dalam jumlah banyak di satu paket, maka SOP pengiriman produk pecah belah yang tepat adalah memisahkan setiap unit produk menggunakan pembatas kardus, kertas, atau busa sehingga tidak saling bertabrakan selama di perjalanan.
  • Pastikan wadah utama rapat: Produk cair sebaiknya ditutup menggunakan wadah yang rapat (inner seal, sekrup, atau foil seal) sehingga tidak bocor. Anda bisa menambahkan segel pelindung (stiker segel, shrink wrap, atau plastik pelindung) jika perlu.
  • Periksa besar dan dimensi paket produk: Ukur dimensi dan berat barang yang telah Anda kemas, sehingga Anda dapat memilih kemasan karton yang cukup kuat serta tidak mudah longgar.
  • Dokumentasi kondisi barang: Jangan lupa ambil foto produk yang ada di dalam kemasan internal (botol + bubble wrap) dan ketika sudah Anda letakkan di dalam karton. Hal ini sangat penting untuk kebutuhan asuransi jika pelanggan mengklaim kerusakan produk.

2. Perhatikan Kemasan dan Proteksi

Ketika produk sudah dipastikan kondisi baik, cara packing produk cair dan fragile selanjutnya adalah memilih kemasan serta proteksi yang sesuai. Pengemasan merupakan kunci utama agar produk tetap aman sampai ke tangan pelanggan. Beberapa poin yang perlu Anda perhatikan adalah sebagai berikut.

  • Kemasan primer: Mencakup wadah dari barang (gelas, botol, atau wadah plastik).
  • Kemasan sekunder: Mencakup bungkus pelindung seperti foam, bubble wrap, atau kantong udara.
  • Kemasan luar: Mencakup kotak karton (double wall atau single wall) atau packing kayu untuk kemasan berukuran besar.
  • Lapisan pelindung atau cushioning: Anda bisa menggunakan minimal dua lapis bubble wrap pada sekeliling produk. Tambahkan styrofoam, foam, packing peanuts, maupun potongan karton untuk mengisi space kosong sehingga barang tidak mudah bergeser.
  • Teknik box-in-box (double box): Jika produk sangat sensitif, sebaiknya bungkus produk dalam kotak kecil dengan cushioning, kemudian masukkan ke kotak yang lebih besar dengan lapisan pelindung di antara dua kotak.
  • Sealing dan pengamanan: Gunakan lakban industri seperti lakban polypropylene tebal atau PVC jika memungkinkan. Segel seluruh sisi sambungan sehingga barang tidak mudah terbuka.
  • Beri stiker atau label khusus: Cetak dan tempel label bertuliskan “Handle with Care”, “Fragile”, atau “This Side Up” pada semua sisi kemasan luar. Anda juga bisa tambahkan keterangan “Do Not Lay Flat” pada paket produk cair. Tujuannya agar petugas pengiriman produk fragile dan cair lebih berhati-hati. 
  • Tanda orientasi dan petunjuk handling: Jika produk harus dikirim pada posisi tegak, tambahkan panah ke atas “↑” dan tulisan “This Side Up”, sehingga tidak sampai disimpan secara terbalik pada bagasi maupun gudang transit.
  • Protective wrapping luar: Jika paket melewati beberapa handling (truk, bandara, dan sorting), Anda bisa membungkusnya dalam wrap plastik (stretch wrap) sehingga karton luar tidak mudah terkena kelembapan atau bahkan rusak.

3. Pilih Asuransi dan Layanan Pengiriman Terbaik

Meskipun produk telah Anda kemas secara benar, tapi tetap ada risiko kerusakan maupun kehilangan selama proses pengiriman. Inilah pentingnya peran dari asuransi dan pemilihan layanan logistik. Beberapa checklist tambahan yang perlu Anda lakukan adalah sebagai berikut.

  • Pilih jasa pengiriman atau mitra logistik yang memiliki layanan pengiriman barang fragile.
  • Tambahkan opsi asuransi pengiriman produk fragile. Sehingga, ketika terjadi kehilangan atau kerusakan dalam perjalanan, Anda dapat mengklaim nilai kerusakan.
  • Ketika menyerahkan paket, informasikan kepada pihak ekspedisi bahwa paket tersebut berisi barang cair atau fragile. Sehingga, kurir yang bertanggung jawab nantinya akan memberi perhatian ekstra selama penanganan.
  • Berikan nomor resi dan update terkait status pengiriman produk kepada pelanggan, sehingga mereka bisa tahu sampai mana proses pengiriman barangnya.
  • Siapkan SOP internal ketika terdapat barang rusak atau hilang. Hal ini penting untuk tetap menjaga kepercayaan pelanggan.

Pengiriman Produk Fragile Lebih Aman Bersama Biteship

Itulah beberapa tips kirim barang fragile dan cair yang sangat penting untuk Anda perhatikan. Dengan menerapkan tips tersebut, produk akan benar-benar aman mulai dari pengemasan hingga akhirnya sampai ke tangan pelanggan.

Jika Anda memerlukan layanan premium pengiriman barang dengan jaminan SOP berkualitas, Biteship adalah jawabannya. Dengan Biteship, Anda tidak perlu cemas mengenai kualitas penyimpanan, pengemasan, dan pengiriman produk cair dan fragile.

Biteship memiliki layanan yang terstruktur dan sistematis dengan dukungan tim profesional. Produk yang Anda kirim akan benar-benar aman dengan proses pengemasan yang tepat dan pengiriman yang cepat. Dengan begitu, Anda hanya perlu fokus terhadap penjualan dan sisanya akan ditangani oleh tim profesional.

Biteship
Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.