Alur Order E-Commerce: Mulai dari Checkout hingga Pengiriman!

Alur Order E-Commerce: Mulai dari Checkout hingga Pengiriman!

Meski sudah sampai di halaman checkout, belum tentu pembeli menyelesaikan proses transaksi. Kenyataannya, sering kali mereka batal membeli karena ongkir yang tidak jelas hingga pilihan kurir terbatas. Alhasil, Anda perlu mengevaluasi apakah alur order e-commerce sudah cukup efisien untuk mempertahankan minat pembeli.

Setiap tahapan order perlu mendapat perhatian untuk mengidentifikasi area yang mengalami hambatan dan mencari solusinya. Dengan begitu, Anda bisa menciptakan workflow order yang terstruktur sehingga pengalaman belanja online pun meningkat. 

Key takeaways:

  • Alur order e-commerce dimulai sejak pembeli menekan tombol checkout hingga menerima pesanan.
  • Masalah order biasanya muncul ketika perhitungan ongkir tidak akurat dan masih mengandalkan kerja manual yang memakan banyak waktu.
  • Biteship dapat mengoptimalkan alur order melalui API Integration yang menampilkan ongkir real-time saat checkout, auto-create resi, serta tracking terpusat dalam satu dashboard.

Apa Itu Workflow Order E-Commerce?

Workflow order toko online adalah serangkaian proses pemenuhan pesanan yang terjadi sejak pelanggan melakukan checkout hingga pesanan sampai di alamat tujuan. Jika Anda berjualan di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau Lazada, alur ini memang sudah diatur oleh sistem platform. 

Namun, jika mengelola webstore sendiri seperti menggunakan Shopify atau WooCommerce, Anda memegang kontrol yang lebih besar dalam memproses pesanan. Namun, tanggung jawabnya juga semakin banyak, mulai dari penerimaan pesanan, pengemasan, hingga pengiriman. 

Ketika Anda berhasil menciptakan alur pemenuhan pesanan online yang terstruktur, dampaknya adalah peningkatan efisiensi operasional, minimnya kesalahan, pengurangan tingkat retur, serta peningkatan kepuasan pelanggan.

Tahapan Alur Order E-Commerce Lengkap

Secara umum, alur pesanan dalam toko online terdiri dari beberapa tahap dasar berikut ini. 

Checkout → Pembayaran dikonfirmasi → Order masuk ke sistem → Picking & Packing → Pickup kurir → In-transit → Delivered

1. Checkout

Produk yang dimasukkan ke keranjang kemudian dibawa ke halaman checkout. Pada tahap ini, pelanggan memasukkan data pengiriman, memilih metode pembayaran, dan melunasi tagihan. 

2. Pembayaran Dikonfirmasi dan Order Masuk ke Sistem

Setelah melunasi tagihan, sistem akan memverifikasi transaksi dan mengubah status pesanan menjadi diproses. Data pesanan yang telah masuk ke sistem akan diteruskan ke bagian gudang atau tim operasional.

3. Picking dan Packing

Tim gudang mulai mengambil (picking) produk dari rak penyimpanan dan mencocokkannya dengan data pesanan. Lalu, mengemasnya (packing) sesuai standar, lengkap dengan label pengiriman. 

4. Pickup Kurir

Paket yang sudah siap akan dijemput oleh pihak kurir atau tim Anda bisa mengantarkannya ke drop point terdekat.

5. In-transit

Pada tahap ini, status pesanan sedang dalam perjalanan menuju alamat penerima. Pembeli bisa melacak progres pengiriman melalui nomor resi yang terbit.

6. Delivered

Tahap terakhir adalah ketika paket berhasil sampai di tangan pembeli. Status delivered menandakan seluruh alur order e-commerce telah tuntas.

Di Mana Masalah Order Biasa Terjadi?

Alur order yang tampak sederhana tidak menutup kemungkinan akan muncul masalah. Berikut beberapa hambatan yang banyak toko online hadapi.

1. Ongkir Salah atau Tidak Muncul

Waktu yang pembeli habiskan di halaman checkout sangat penting untuk memutuskan lanjut tidaknya transaksi. Jika perhitungan ongkir salah atau lebih parahnya tidak muncul, pembeli kebanyakan langsung membatalkan pesanan karena merasa tidak ada transparansi harga.

2. Proses Picking dan Packing Manual yang Lambat

Jika tim Anda masih mengandalkan cara manual, banyak waktu terbuang untuk mengerjakan tugas-tugas yang seharusnya bisa otomatis. Misalnya, membaca satu per satu detail pesanan dan menyalin setiap alamat pembeli untuk mencetak label pengiriman. Ini akan jadi beban saat volume orderan tengah melonjak.

3. Input Resi Manual

Setelah paket siap, tim operasional harus membuka setiap dashboard pihak ekspedisi untuk memesan pickup dan menyalin nomor resi. Proses ini sangat tidak efisien jika dilakukan secara manual terlebih saat menangani volume order yang sudah mencapai ratusan.

Tips Mengoptimalkan Setiap Tahapan Workflow Order

Anda bisa menekan risiko masalah order e-commerce di atas dengan menerapkan sejumlah tips berikut ini.

1. Tahap Checkout

Mengutip data Baymard, desain halaman checkout yang lebih baik dapat meningkatkan tingkat konversi toko online hingga 35,26%. Angka ini menunjukkan bahwa proses checkout yang ringkas lebih berpeluang menghasilkan penjualan. 

Selain menyederhanakan formulir checkout, pastikan untuk menampilkan ongkir secara real-time untuk menjaga transparansi harga sejak awal. 

2. Tahap Processing

Mengelola pesanan secara manual saat bisnis online Anda sedang berkembang justru menjadi hambatan bagi operasional. Maka dari itu, perusahaan bisa menerapkan fitur auto-assign atau sistem manajemen pesanan otomatis. 

Dengan begitu, data pesanan dari webstore bisa langsung tim gudang terima dan proses tanpa perlu input manual satu per satu. 

3. Tahap Pengiriman

Setiap pembeli memiliki preferensi pengiriman yang berbeda. Ada yang menginginkan pengiriman cepat, tetapi ada pula yang ingin biaya ekonomis. Dalam rangka memenuhi perbedaan ini, opsi multi-kurir adalah jawabannya.

Pembeli bisa dengan fleksibel memilih layanan kurir yang paling sesuai kebutuhan logistik mereka. 

Peran Biteship dalam Alur Oder E-Commerce

Sebagai salah satu agregator logistik terbesar di Indonesia, Biteship dapat membantu bisnis online Anda tetap kompetitif di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat. Ketahui perannya dalam mengoptimalkan alur order di bawah ini.

1. Menghitung Ongkir Real-Time

Pemilik bisnis online perlu menghitung tarif ongkir secara akurat berdasarkan berat, dimensi, jarak, serta jenis layanan pengiriman. Melalui plugin Shopify dan WooCommerce, Biteship menawarkan API pengiriman yang memudahkan toko online menghitung ongkir secara real-time. Jadi, tidak perlu repot-repot lagi membandingkan tarif secara manual, baik untuk pengiriman reguler, same day, maupun instant

Selain itu, integrasi Biteship ini juga menampilkan opsi multi-kurir hingga pembuatan label pengiriman dalam satu dashboard.

2. Auto-Create Resi Setelah Order Terkonfirmasi

Begitu status pembayaran telah diverifikasi oleh sistem webstore Anda, Biteship akan menerbitkan resi otomatis dari kurir pilihan pelanggan. Pada menu dashboard, Anda bisa memilih satu atau beberapa pesanan sekaligus untuk mencetak resi.

Fitur ini memudahkan tim Anda agar tidak lagi menginput resi secara manual yang perlu berpindah dari satu dashboard kurir ke kurir lainnya.

3. Tracking Terpusat dalam Satu Dashboard

Keunggulan Biteship adalah kemampuannya untuk melacak status pengiriman secara real-time. Melalui dashboard-nya, Anda bisa mengecek status dan detail pengiriman: apakah “Menunggu Penjemputan”, “Dalam Perjalanan”, atau “Berhasil Dikirim”. 

Tracking terpusat ini memudahkan Anda untuk mendeteksi kendala pengiriman sejak dini, serta pembeli bisa mengakses informasi pengiriman terbaru.

Siap Mengintegrasikan Biteship ke Workflow Order Bisnis Online?

Memiliki alur order e-commerce yang efisien menjadi kunci utama untuk meningkatkan pembelian dan menghindari potensi cart abandonment. Setiap tahapan perlu saling terhubung agar operasional berjalan lancar, mulai dari checkout, konfirmasi pembayaran, hingga proses pengiriman.

Tantangannya, seiring bertambahnya volume order, pengelolaan pesanan secara manual dapat menyita waktu dan menghambat produktivitas tim. Dengan Biteship Shipping, Anda bisa menyederhanakan workflow order melalui pilihan multi-kurir dan ongkir real-time saat checkout

Menariknya lagi, Biteship bisa diintegrasikan melalui plugin Shopify dan WooCommerce. Demi masa depan profit webstore Anda, coba Biteship gratis dan dan integrasikan di toko online kamu!

Biteship
Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.