Cara Kelola Label Produk Skincare dengan Expired Date Berbeda

Cara Kelola Label Produk Skincare dengan Expired Date Berbeda

Bagi brand kecantikan, mengatur stok sering jadi tantangan. Terutama saat produk memiliki tanggal kedaluwarsa berbeda dan perlu dipantau ketat. Di sinilah label produk skincare berperan penting.

Sebab, bayangkan jika produk kedaluwarsa terlanjur terkirim ke pembeli. Dampaknya bukan hanya kerugian finansial, tapi juga reputasi brand bisa jatuh. Nah, dengan sistem pelabelan yang tepat, Anda bisa mengelola batch, meminimalisir risiko produk rusak, dan menjaga kepercayaan konsumen.

Key Takeaways

  • Label produk skincare wajib mencantumkan expired date dan batch sesuai regulasi BPOM untuk menjaga keamanan dan kepercayaan konsumen.
  • Manajemen stok dengan label membantu mencegah risiko produk kedaluwarsa terkirim dan menjaga reputasi brand.
  • Sistem batch labeling, metode FIFO/FEFO, dan QC inbound-outbound efektif mengurangi kesalahan stok.
  • Layanan fulfillment dengan pencatatan digital memudahkan tracking expired date dan mencegah retur massal.

Mengapa Label Expired Date Penting?

Label produk skincare haruslah memuat informasi expired date atau tanggal kedaluwarsa produk layak konsumsi atau pakai. Namun, mengapa ini penting?

1.Kepatuhan Regulasi

Regulasi terkait label expired date tercantum dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 18 Tahun 2024 Tentang Penandaan, Promosi, dan Iklan Kosmetik.

Dalam aturan tersebut, BPOM mewajibkan produsen untuk memberi penandaan paling sedikit meliputi nama produk, manfaat dan kegunaan, komposisi, cara penggunaan, berat bersih, tanggal kedaluwarsa, nomor batch, hingga negara produksi.

Penandaan itu harus sesuai kualifikasi yang berlaku. Contohnya, memuat informasi lengkap terkait produk, objektif, jujur, akurat, dapat dipertanggungjawabkan, jelas, dan mudah dibaca. Tujuannya tak lain untuk memberi informasi akurat kepada konsumen tentang batas aman penggunaan sebelum membeli.

2. Menghindari Risiko Membahayakan

Manajemen stok ED skincare penting untuk menjaga kualitas dan keamanan produk. Apabila label produk skincare ini diabaikan, konsumen rentan terkena masalah kesehatan kulit dan efek samping yang membahayakan.

Biasanya, label kedaluwarsa akan tertulis “Tanggal kedaluwarsa”, “Baik digunakan sebelum”, “Exp”, “Exp.date”, atau “Best before”. Jadi, jangan lupa cek tanggal kedaluwarsa setiap produk dan perhatikan cara kelola expired date skincare.

3. Memengaruhi Reputasi Brand

Produk yang tidak memiliki expired date bisa memengaruhi reputasi brand di mata konsumen. Hal ini karena expired date mencerminkan kredibilitas dan transparansi brand terhadap konsumen.

Konsumen cerdas tidak akan memilih produk yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Selain melanggar regulasi, produk tanpa expired date dianggap tidak peduli dengan kualitas dan keamanan konsumen. Jadi, label ini sangat penting untuk keberlangsungan brand.

Tantangan Seller saat Kelola Label Produk

Sebelum mendistribusikan ke konsumen, Anda sebagai seller perlu memeriksa label produk skincare secara berkala, terlebih informasi kedaluwarsa dan kode produksi. Kedua label tersebut sangat penting karena menyangkut kualitas dan keamanan produk.

Namun, tidak menutup kemungkinan Anda akan merasa kesulitan dalam mengelola stok produk apabila nomor batch labeling lama tercampur dengan yang baru, sehingga proses penyortiran kurang efektif.

Belum lagi kalau tidak ada tracking expired date yang menjamin keamanan produk yang efektif dan tersistem. Hal tersebut bisa saja menurunkan kepercayaan konsumen yang mengakibatkan penurunan pendapatan bisnis.

Tantangan lain yang mungkin Anda hadapi adalah barang diretur massal karena kesalahan pengiriman batch. Oleh karenanya, Anda perlu menerapkan sistem batch lot produk skincare, salah satunya menggunakan tracking agar proses penelusuran dan pelacakan barang bermasalah optimal.

Cara Efektif Kelola  Label Produk Skincare

Ada cara efektif agar Anda bisa mengelola label produk skincare berbeda, lho. Penasaran apa saja? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

1. Gunakan Batch Labeling

Batch labeling biasanya berguna untuk melacak dan mengidentifikasi sejumlah produk berdasarkan produksi yang sama, seperti waktu, bahan baku, dan lokasi. Label ini sangat penting untuk mengontrol kualitas dan keamanan apabila ada produk bermasalah.

Produk yang memiliki nomor batch akan mudah terlacak kemudian ditarik agar lebih efisien. Dengan begitu, tidak ada produk yang bercampur antara produk layak pakai dengan yang tidak.

2. Terapkan Metode FIFO atau FEFO

Anda bisa menerapkan metode First In First Out (FIFO) atau First Expired First Out (FEFO). FIFO merupakan salah satu manajemen persediaan barang di mana barang pertama kali masuk adalah barang yang harus pertama kali keluar dari gudang.

Metode ini membantu mengurangi risiko barang tersimpan terlalu lama di gudang. Dengan kata lain, barang harus segera dijual dan dimanfaatkan agar tidak cepat rusak atau kedaluwarsa. Implementasi FIFO dinilai sangat mudah dan relevan untuk aliran fisik stok barang dalam gudang.

Dalam beberapa kasus, FIFO juga berguna sebagai metode penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP). Hal ini karena FIFO menggunakan asumsi bahwa produk adalah stok paling lama digunakan.

Sementara FEFO adalah manajemen persediaan barang di mana barang yang kedaluwarsanya paling dekat harus keluar lebih dulu. Semakin dekat tanggal kedaluwarsanya, barang harus segera dikeluarkan untuk menghindari potensi kerugian. Metode ini sering digunakan oleh perusahaan retail, makanan, dan minuman yang punya masa kedaluwarsa tertentu.

3. Lakukan QC Inbound-Outbound

Quality Control Inbound-Outbound juga harus Anda perhatikan selain memeriksa label produk skincare. Inbound logistic merupakan sebuah proses mengelola aliran barang yang masuk ke perusahaan, mulai dari penerimaan bahan baku hingga penyimpanan di gudang.

Proses ini mencakup aktivitas manajemen gudang sejak barang datang hingga pemetaan dan penempatan ruang penyimpanan di gudang. Tujuannya untuk memastikan bahwa pasokan barang efisien, tepat waktu, dan ketersediaannya sesuai dengan produksi.

Sementara outbound adalah proses mengeluarkan stok barang dari gudang untuk memenuhi permintaan konsumen, mulai dari pemesanan hingga pengiriman barang. Pada produk skincare, Anda bisa menggunakan metode outbound untuk pengadaan bahan baku dan penerimaannya di pabrik untuk proses produksi.

Layanan Fulfillment Mudahkan Cek Label Produk Skincare

Memperhatikan label produk skincare sangatlah penting agar produk layak edar. Anda bisa melihat atau mencantumkan label dengan jelas di kemasan dengan pencatatan digital yang akurat untuk menghindari potensi masalah. Pencatatan digital dan terintegrasi ini memudahkan audit apabila ada produk bermasalah.

Selain itu, Anda juga perlu menggunakan layanan logistik dan fulfillment dari Biteship yang mendukung manajemen batch dan expired date. Layanan ini memastikan sistem pelabelan berjalan rapi dan Anda tetap bisa menjaga kualitas produk serta menghindari potensi retur massal karena kesalahan pengiriman.

Dengan begitu, semua pengelolaan barang di gudang, baik itu penyimpanan, pengemasan, hingga pengiriman, berjalan baik dan kepercayaan konsumen pun meningkat.

Biteship
Tim kami terdiri dari praktisi logistik, pelaku bisnis, dan marketer yang berdedikasi membantu bisnis tumbuh melalui solusi pengiriman dan fulfillment.