Customer sudah memilih produk, memasukkan alamat, dan sampai di halaman checkout. Namun, metode pembayaran yang biasa mereka gunakan tidak tersedia.
Pada tahap ini, persoalannya bukan lagi kualitas produk atau desain website. Friction terjadi tepat sebelum transaksi selesai.
Karena itu, toko Shopify dan WooCommerce yang melayani konsumen Indonesia perlu mempertimbangkan metode pembayaran lokal seperti QRIS, virtual account, e-wallet, kartu, hingga PayLater atau cicilan sesuai karakter pelanggannya.
Tidak berarti semakin banyak metode pembayaran selalu semakin baik. Merchant tetap perlu mempertimbangkan biaya, settlement, refund, rekonsiliasi, sampai kompleksitas pengelolaan.
Midtrans, Xendit, dan DOKU merupakan beberapa payment gateway Indonesia yang saat ini menyediakan integrasi untuk Shopify dan WooCommerce. Ketiganya memiliki pendekatan dan cakupan pembayaran yang berbeda, sehingga pilihan terbaik perlu mengikuti kebutuhan toko Anda.
Key Takeaways
- Jangan memilih payment gateway hanya berdasarkan fee transaksi. Periksa metode pembayaran, integrasi, settlement, refund, rekonsiliasi, dan technical support.
- Shopify dan WooCommerce memiliki pertimbangan biaya yang berbeda. Pada Shopify, third-party payment provider dapat memunculkan transaction fee tambahan dari Shopify di luar biaya gateway.
- Payment dan shipping perlu dirancang sebagai satu checkout flow. Setelah pembayaran berhasil, order masih harus diteruskan ke proses fulfillment, pemilihan kurir, resi, dan tracking.
Apa yang Perlu Dimiliki Payment Gateway untuk Toko Indonesia?
Sebelum membandingkan provider, tentukan metode pembayaran yang benar-benar dibutuhkan customer.
Untuk toko online Indonesia, beberapa kategori yang umum dipertimbangkan antara lain:
- QRIS
- Virtual account
- E-wallet
- Kartu kredit atau debit
- PayLater
- Cicilan
- Retail outlet
- Direct debit
Tidak semua bisnis membutuhkan semuanya.
Brand dengan average order value relatif kecil mungkin lebih mengutamakan QRIS, VA, dan e-wallet. Sebaliknya, bisnis dengan produk bernilai tinggi dapat lebih membutuhkan kartu kredit, PayLater, atau cicilan.
Selain payment coverage, evaluasi juga:
- Shopify atau WooCommerce integration
- Payment notification
- Refund
- Settlement
- Dashboard dan reconciliation
- Sandbox
- Dokumentasi
- Customer support
- Fraud prevention
- Pricing
Midtrans untuk Shopify dan WooCommerce
Midtrans merupakan payment gateway Indonesia yang menyediakan berbagai metode pembayaran, termasuk transfer bank, kartu, QRIS, e-wallet, serta opsi PayLater seperti Akulaku dan Kredivo. Midtrans juga menyediakan API dan plugin yang kompatibel dengan Shopify dan WooCommerce.
Integrasi dengan Shopify
Dokumentasi resmi Midtrans menyediakan panduan integrasi Snap untuk Shopify. Merchant perlu memiliki akun Midtrans dan toko Shopify, kemudian menghubungkan konfigurasi pembayaran sesuai panduan Midtrans. Sandbox juga dapat digunakan untuk proses testing sebelum production.
Artinya, merchant Shopify tidak perlu membuat payment processing sendiri dari nol.
Namun, selalu periksa kembali ketersediaan provider melalui menu pembayaran Shopify karena Shopify menyarankan merchant menggunakan daftar payment gateway berdasarkan negara sebagai sumber terkini mengenai provider yang tersedia.
Integrasi dengan WooCommerce
Untuk WooCommerce, Midtrans menyediakan plugin yang dapat di-install melalui WordPress. Merchant kemudian memasukkan Merchant ID, Client Key, Server Key, serta menentukan environment sandbox atau production.
Ini membuat Midtrans relevan untuk merchant yang membutuhkan:
- Payment gateway lokal
- Shopify maupun WooCommerce
- API jika nantinya membutuhkan integrasi custom
- Sandbox
- Beberapa metode pembayaran dalam satu provider
Untuk versi WordPress, WooCommerce, dan plugin yang digunakan, tetap periksa compatibility terbaru sebelum deployment.
Xendit untuk Shopify dan WooCommerce
Xendit menyediakan payment infrastructure yang mencakup QRIS, e-wallet, virtual account, kartu, direct debit, retail outlet, dan PayLater. Xendit juga memiliki integrasi untuk platform e-commerce seperti Shopify dan WooCommerce.
Integrasi dengan Shopify
Untuk Shopify, Xendit menyediakan Xendit Payment Gateway yang dapat dipasang melalui alur integrasi Shopify.
Dokumentasi resminya menjelaskan workflow:
Xendit Dashboard → Integrations → Shopify → Install → Shopify payment settings → Activate Xendit Payment Gateway
Untuk merchant Indonesia, channel Shopify yang didokumentasikan Xendit mencakup QRIS, beberapa virtual account, e-wallet, retail outlet, dan PayLater.
Namun, jangan berasumsi bahwa seluruh metode pembayaran otomatis aktif setelah plugin dipasang. Ketersediaannya dapat bergantung pada negara, currency, aktivasi merchant, serta approval masing-masing channel.
Integrasi dengan WooCommerce
Xendit juga menyediakan plugin WooCommerce – Xendit.
Merchant dapat mencarinya melalui WordPress:
Plugins → Add New → WooCommerce – Xendit → Install → Connect to Xendit
Setelah akun dihubungkan, metode pembayaran dapat dikonfigurasi sesuai channel yang sudah aktif pada merchant.
Xendit relevan untuk bisnis yang ingin mempertimbangkan:
- Shopify dan WooCommerce integration
- QRIS
- Virtual account
- E-wallet
- Kartu
- PayLater
- Payment notification
- Dashboard reconciliation
Xendit juga mempublikasikan pricing berdasarkan payment channel secara terpisah. Karena struktur ini dapat berubah, gunakan halaman pricing terbaru saat menghitung biaya transaksi.
DOKU untuk Shopify dan WooCommerce
DOKU saat ini menyediakan plugin pembayaran untuk Shopify, WooCommerce, dan Magento serta mempublikasikan dukungan lebih dari 45 metode pembayaran.
Kategori pembayarannya mencakup:
- Kartu
- Virtual account
- QRIS
- E-wallet
- Minimarket
- PayLater
- Direct debit
- Beberapa metode pembayaran internasional
Integrasi dengan Shopify
Dokumentasi DOKU menjelaskan tiga tahap utama:
- Install DOKU Payment App pada Shopify.
- Konfigurasikan aplikasi.
- Atur payment notification pada DOKU Dashboard.
Merchant juga dapat menggunakan DOKU Sandbox untuk testing integrasi sebelum memproses transaksi production.
Integrasi dengan WooCommerce
Untuk WooCommerce, DOKU menyediakan plugin DOKU Payment yang dapat dicari melalui WordPress Plugin Directory.
Setelah instalasi, merchant mengaktifkan konfigurasi DOKU melalui:
WooCommerce → Settings → Payments
Kemudian merchant dapat menggunakan Sandbox Client ID dan Secret Key untuk testing sebelum beralih ke production.
DOKU mempublikasikan plugin Shopify dan WooCommerce sebagai bagian dari produknya dan menampilkan pricing plugin serta payment method secara terpisah pada halaman harga.
Perbandingan Midtrans, Xendit, dan DOKU
Tabel berikut merupakan framework evaluasi, bukan ranking kualitas ketiga provider.
| Faktor | Midtrans | Xendit | DOKU |
| Shopify | Didukung | Payment Gateway App | Payment App |
| WooCommerce | Plugin | Plugin | Plugin |
| QRIS | Ya | Ya | Ya |
| Virtual Account | Ya | Ya | Ya |
| E-wallet | Ya | Ya | Ya |
| Kartu | Ya | Ya | Ya |
| PayLater | Tersedia | Tersedia | Tersedia |
| Sandbox/testing | Ya | Ya | Ya |
| API untuk custom integration | Ya | Ya | Ya |
| Dashboard transaksi | Ya | Ya | Ya |
| Cocok untuk | Merchant yang membutuhkan payment stack lokal dan API | Merchant dengan kebutuhan multi-channel/payment infrastructure | Merchant Shopify/WooCommerce yang mencari plugin dengan cakupan payment luas |
Ketersediaan channel spesifik dapat berubah dan beberapa metode membutuhkan proses aktivasi tambahan. Karena itu, verifikasi metode yang benar-benar aktif untuk akun Anda sebelum go-live.
Jangan Bandingkan Fee dari Satu Angka Saja
Kesalahan umum ketika memilih payment gateway adalah bertanya:
“Berapa fee per transaksi?”
Pertanyaan tersebut penting, tetapi belum lengkap.
Biaya dapat berbeda berdasarkan:
- QRIS
- Virtual account
- E-wallet
- Kartu
- PayLater
- International card
- Refund
- Settlement
- Plugin
- Volume transaksi
Karena struktur harga dapat berubah, artikel ini sengaja tidak menggunakan satu angka sebagai dasar menentukan provider termurah.
Periksa langsung halaman pricing resmi:
- Midtrans
- Xendit
- DOKU
Kemudian buat simulasi berdasarkan payment mix bisnis Anda.
Misalnya:
| Metode | Share Transaksi | Fee Provider | Estimasi Biaya |
| QRIS | 40% | Isi berdasarkan proposal | |
| Virtual Account | 30% | Isi berdasarkan proposal | |
| E-wallet | 20% | Isi berdasarkan proposal | |
| Kartu / PayLater | 10% | Isi berdasarkan proposal |
Provider dengan tarif paling rendah pada virtual account belum tentu menghasilkan total biaya terendah jika mayoritas customer menggunakan QRIS atau e-wallet.
Khusus Shopify, Perhatikan Third-Party Transaction Fee
Ini bagian yang cukup mudah terlewat.
Shopify menjelaskan bahwa penggunaan third-party payment provider dapat dikenakan third-party transaction fee dari Shopify. Besarnya mengikuti Shopify plan dan berada di luar payment processing fee yang ditagihkan gateway.
Artinya, perhitungan Shopify sebaiknya menggunakan:
Total payment cost = payment gateway fee + Shopify third-party transaction fee + biaya lain yang relevan
Jangan hanya menggunakan tarif yang tertera pada website payment gateway.
Untuk WooCommerce, lakukan perhitungan serupa terhadap seluruh komponen yang berlaku, seperti gateway fee, plugin berbayar jika ada, hosting, maintenance, atau biaya development.
Cara Memilih Payment Gateway yang Tepat
1. Lihat Payment Mix Customer
Mulai dari data, bukan asumsi.
Jika website lama sudah memiliki transaksi, lihat proporsi:
- Bank transfer
- QRIS
- E-wallet
- Card
- PayLater
Prioritaskan channel yang benar-benar digunakan customer.
2. Perhatikan Average Order Value
Produk Rp100 ribu dan produk Rp10 juta memiliki kebutuhan pembayaran yang berbeda.
Pada transaksi bernilai tinggi, kartu dan cicilan dapat menjadi lebih relevan. Untuk transaksi kecil dan cepat, QRIS atau e-wallet dapat menjadi prioritas.
Ini bukan aturan universal. Validasi menggunakan data checkout bisnis.
3. Uji Checkout di Mobile
Jangan hanya melihat dashboard merchant.
Lakukan transaksi seperti customer:
Product → Cart → Checkout → Pilih pembayaran → Bayar → Success page
Periksa:
- Apakah terjadi redirect?
- Apakah mobile experience mudah?
- Berapa langkah pembayaran?
- Apakah status order berubah otomatis?
- Apa yang terjadi jika pembayaran gagal?
- Bagaimana customer mencoba kembali?
4. Periksa Settlement dan Rekonsiliasi
Finance team juga akan menggunakan payment gateway.
Tanyakan:
- Kapan dana diselesaikan?
- Apakah settlement berbeda per channel?
- Apakah tersedia transaction export?
- Bagaimana refund ditampilkan?
- Bagaimana fee direkonsiliasi?
- Apakah webhook/payment notification reliable?
Gateway yang nyaman bagi developer tetapi sulit direkonsiliasi finance tetap dapat menciptakan pekerjaan manual.
5. Evaluasi Technical Support
Ketika payment gagal, dampaknya langsung pada transaksi.
Tanyakan:
- Support channel
- Jam operasional
- Technical escalation
- Incident communication
- Sandbox support
- SLA untuk enterprise jika tersedia
Jangan hanya menilai response sales sebelum kontrak.
Payment dan Shipping Harus Dirancang Bersamaan
Payment gateway menyelesaikan satu bagian checkout:
Customer → Payment → Paid Order
Setelah itu masih ada:
Paid Order → Shipping Rate → Fulfillment → Courier → Resi → Tracking
Karena itu, ketika developer membangun Shopify atau WooCommerce, payment dan shipping sebaiknya dirancang sebagai satu customer journey.
Untuk pengiriman, Biteship menyediakan plugin yang menghubungkan toko Shopify dan WooCommerce dengan berbagai ekspedisi Indonesia. Plugin Biteship dapat menampilkan ongkir di checkout, mengelola pilihan multi-kurir, serta menyediakan tracking setelah order dikirim.
Strukturnya dapat menjadi:
Shopify / WooCommerce
↓
Payment Gateway
Midtrans / Xendit / DOKU
↓
Order Paid
↓
Biteship Shipping Plugin
↓
Courier + Resi + Tracking
Payment gateway dan Biteship memiliki fungsi berbeda. Payment gateway menangani pembayaran, sedangkan Biteship menangani layer pengiriman.
Kombinasi keduanya membantu merchant membangun checkout dan post-purchase flow yang lebih lengkap tanpa membuat integrasi payment dan setiap kurir secara terpisah.
Checklist Sebelum Memilih Payment Gateway
Gunakan checklist ini ketika berbicara dengan provider:
- Mendukung QRIS.
- Mendukung virtual account bank yang dibutuhkan.
- Mendukung e-wallet yang relevan.
- Kartu tersedia jika dibutuhkan.
- PayLater atau cicilan tersedia jika dibutuhkan.
- Shopify atau WooCommerce integration tersedia.
- Sandbox dapat digunakan.
- Payment notification sudah terdokumentasi.
- Refund workflow sesuai kebutuhan.
- Settlement sudah dipahami finance.
- Dashboard dan reconciliation tersedia.
- Total transaction fee sudah disimulasikan.
- Biaya Shopify pihak ketiga sudah dihitung jika relevan.
- Technical support sudah dievaluasi.
- Failure dan retry payment sudah diuji.
- Checkout mobile sudah diuji sebelum go-live.
Kesimpulan
Midtrans, Xendit, dan DOKU sama-sama menyediakan solusi pembayaran yang dapat dipertimbangkan oleh merchant Shopify dan WooCommerce di Indonesia.
Midtrans menyediakan plugin dan integrasi e-commerce bersama berbagai metode pembayaran lokal. Xendit memiliki Shopify Payment Gateway dan WooCommerce plugin dengan pilihan payment channel yang luas. DOKU menyediakan plugin Shopify dan WooCommerce serta mempublikasikan dukungan lebih dari 45 metode pembayaran.
Pilihan terbaik tidak bisa ditentukan dari jumlah metode pembayaran atau headline fee saja.
Bandingkan berdasarkan payment mix customer, average order value, checkout experience, settlement, refund, integrasi, support, dan total biaya aktual untuk bisnis Anda.
Setelah sisi pembayaran selesai, jangan biarkan proses checkout terputus di pengiriman.
Biteship menyediakan Shipping Plugin untuk Shopify serta plugin pengiriman untuk Shopify dan WooCommerce agar toko dapat menampilkan pilihan ongkir, menghubungkan berbagai ekspedisi, dan memberikan tracking kepada pelanggan melalui workflow yang lebih terintegrasi.
Lengkapi checkout toko Anda dari pembayaran sampai pengiriman dengan Biteship Shipping Plugin.




