Alt text: Checklist Optimasi Shopify yang Wajib Pemula Tahu
Source: Unsplash
Membangun toko dengan Shopify termasuk salah satu langkah cerdas untuk membuat bisnis go online. Namun, memiliki toko online saja tidak cukup untuk membuat bisnis berkembang. Butuh langkah optimasi yang tepat agar toko Anda bisa optimal dalam menghasilkan lead conversion. Lantas, apa saja checklist optimasi Shopify tersebut?
Untuk Anda yang masih belum familiar dengan Shopify dan seluk-beluk langkah optimasinya, kami sudah menyiapkan panduan langkah optimasi Shopify yang bisa Anda ikuti. Lengkapnya, simak pembahasannya di bawah ini!
Key Takeaways
- Fondasi utama toko online berbasis Shopify meliputi domain profesional, tema responsif, dan kelengkapan laman penting.
- Tips optimasi Shopify terdiri dari enam checklist utama, yaitu memastikan fondasi toko online, optimasi produk, Search Engine Optimization (SEO), optimasi konversi, optimasi pengaturan pengiriman, dan optimasi analitik.
- Plugin Biteship bisa membantu dalam optimalisasi proses pengiriman, di mana proses pengiriman produk bisa dikelola langsung melalui dashboard Shopify.
Checklist Optimasi Shopify Lengkap
Untuk mengoptimasi dan mengoptimalkan toko online berbasis Shopify, pada dasarnya ada enam checklist utama yang perlu Anda penuhi. Berikut ini penjelasan keenam checklist tersebut.
1. Pastikan Fondasi Toko Online
Salah satu checklist optimasi Shopify yang paling utama adalah memastikan fondasi toko online siap terlebih dahulu. Fondasi sendiri mencakup penggunaan domain profesional, tema yang responsif, dan kelengkapan laman penting.
A. Gunakan Domain Profesional
Domain adalah salah satu fondasi dasar dalam bisnis berbasis website. Domain profesional akan memberi rasa aman dan meningkatkan kepercayaan pelanggan, sehingga potensi penjualan pun akan optimal.
Oleh karena, wajib bagi Anda untuk memenuhi hal berikut sebelum mengoptimasi dan menjalankan toko online berbasis Shopify.
- Hindari menggunakan domain bawaan (misalnya namatoko.myshopify.com). Jasi, pertimbangkan untuk menggunakan domain sendiri yang lebih profesional (misalnya namatoko.com atau namatoko.co.id).
- Pastikan Secure Socket Layer (SSL) toko online Anda aktif sebagai bentuk jaminan perlindungan data pengunjung.
B. Pilih Tema Responsif dan Cepat
Fondasi lain yang harus Anda pastikan terpenuhi dalam daftar periksa SEO Shopify lengkap adalah tema. Anda sebaiknya menggunakan tema website yang responsif dan cepat.
Bukan sekadar untuk memberi pengalaman optimal bagi pengunjung. Penggunaan tema yang responsif bisa memaksimalkan potensi toko online untuk mendapatkan peringkat tinggi di hasil penelusuran Google.
Anda bisa menggunakan tema resmi dari Shopify atau tema premium yang mobile-friendly. Pastikan bahwa tema yang Anda pilih memiliki kecepatan loading di bawah 3 detik.
C. Melengkapi Halaman Penting
Kelengkapan laman penting juga menjadi fondasi utama dalam optimasi SEO toko online berbasis Shopify. Pasalnya, keberadaan laman penting bisa meningkatkan nilai trust dari pengunjung dan Google terhadap toko online Anda. Adapun beberapa laman penting yang wajib Anda siapkan untuk toko online adalah sebagai berikut.
- About Us;
- Contact Us;
- Kebijakan Pengembalian;
- Kebijakan Privasi; dan
- Terms of Service.
2. Optimasi Produk
Setelah fondasi dasar selesai, beralihlah ke checklist optimasi Shopify selanjutnya, yaitu optimasi produk. Tahapan ini termasuk krusial karena dampaknya berkaitan langsung pada penjualan. Checklist ini meliputi penggunaan foto produk berkualitas, optimasi judul produk, deskripsi persuasif, dan penggunaan Alt Text pada gambar.
3. Optimasi SEO Shopify
Tanpa SEO, toko Anda akan sulit mendapatkan trafik organik yang potensial menjadi lead penjualan. Oleh karena itu, Anda harus mengimplementasikan SEO pada toko online. Implementasi dasar SEO ini mencakup aspek-aspek di bawah ini.
- Optimasi meta title dan meta description: Gunakan kata kunci (keyword) pada meta title dan meta description. Pastikan panjang judul sekitar 50–60 karakter dan meta description sepanjang 140-160 karakter.
- Clean URL: Hindari URL produk yang terlalu panjang (lebih dari 4 kata) dan memiliki angka acak.
- Gunakan struktur heading dengan benar: Struktur heading yang benar akan membantu mesin pencari memahami konteks laman Anda.
- Tambahkan blog: Buatlah artikel yang relevan dengan produk bisnis Anda untuk meningkatkan visibilitas dan mendatangkan trafik organik.
4. Optimasi Konversi
Trafik tanpa konversi tentunya tidak akan menghasilkan profit bagi bisnis. Untuk memaksimalkan konversi ini, ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda aplikasikan pada toko online berbasis Shopify, di antaranya adalah sebagai berikut.
- Gunakan Call-to-Action (CTA) yang jelas: Gunakan tombol aksi dengan maksud jelas seperti “Beli Sekarang”, “Tambahkan ke Keranjang”, dan “Checkout Sekarang”. Pastikan juga tombol CTA berwarna kontras, sehingga mudah terlihat oleh pengunjung.
- Tambahkan Social Proof: Tambahkan beberapa elemen yang bisa meningkatkan kepercayaan pengunjung terhadap produk dan bisnis Anda, seperti testimoni, review, rating, dan foto atau video ulasan dari pelanggan sebelumnya.
- Aktifkan notifikasi stok: Dengan teknik ini, Anda bisa membuat urgensi agar pelanggan segera membeli produk Anda.
- Permudah proses checkout: Minimalkan form yang tidak perlu dan sediakan berbagai metode pembayaran untuk mempermudah proses checkout produk.
5. Optimasi Pengaturan Pengiriman
Pengaturan pengiriman adalah salah satu checklist optimasi Shopify yang kerap terlewatkan, bahkan oleh pemain lama. Jika pengaturan pengiriman ini tidak dioptimalkan, maka ia bisa menjadi hambatan operasional bisnis. Adapun cara untuk mengoptimasi bagian ini adalah sebagai berikut.
- Atur ongkir dengan transparan: Gunakan tarif pengiriman real-time dan hindari selisih ongkir yang merugikan pelanggan.
- Sediakan banyak pilihan kurir: Sediakan opsi pengiriman Reguler, Express, dan Same Day untuk memberikan fleksibilitas pada pelanggan.
- Gunakan sistem tracking otomatis: Sistem tracking memungkinkan pelanggan mengetahui status pesanan, sehingga pengalaman belanja pelanggan lebih optimal.
6. Optimasi Analitik dan Monitoring
Proses optimasi tidak berhenti setelah toko online berbasis Shopify Anda live. Setelah toko live, Anda perlu melakukan beberapa hal berikut untuk memantau performa toko online ke depannya.
- Gunakan Google Analytic dan Meta Pixel: Integrasikan toko online Anda ke Google Analytic dan Pixel untuk memantau performa toko online, mula dari trafik, sumber pengunjung, conversion rate, hingga perilaku pengunjung.
- Pantau Abandoned Cart: Buat email otomatis untuk mengingatkan pelanggan tentang abandoned cart. Selain itu, Anda bisa menawarkan diskon kecil untuk merangsang penyelesaian checkout.
- Evaluasi produk terlaris: Lakukan evaluasi untuk mendapatkan informasi produk dengan performa penjualan terbaik. Selanjutnya, fokuskan iklan dan stok pada produk terlaris tersebut.
Sudah Lebih Paham Soal Checklist Optimasi Shopify?
Singkatnya, dengan menerapkan checklist optimasi Shopify di atas secara tepat, Anda bisa membuat toko online terlihat lebih profesional dan optimal dalam hal konversi. Namun, selain checklist di atas, Anda juga wajib memastikan sistem pengiriman siap menangani pesanan yang masuk.
Plugin canggih dari Biteship bisa menjadi solusi yang membantu dalam hal tersebut. Plugin Biteship memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan berbagai kurir pengiriman langsung dari dashboard Shopify.
Melalui plugin ini, Anda bisa memilih layanan pengiriman, menghitung ongkir otomatis, hingga mencetak resi tanpa keluar dari sistem. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, Anda bisa lebih fokus pada marketing dan pengembangan produk, tanpa perlu pusing dengan urusan operasional manual.
Bagaimana? Siap buat sistem pengiriman bisnis Anda naik kelas dengan plugin Biteship?




