Bagi seller yang mengelola ratusan hingga ribuan pesanan setiap hari, proses pemenuhan order tentu bukan perkara mudah, terutama jika proses cetak resi masih secara manual. Terlebih jika berjualan di banyak marketplace, seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan website sendiri, risiko terjadinya kesalahan operasional yang dapat menghambat proses pengiriman tentu saja akan semakin besar. Untuk itulah, mengetahui cara cetak resi massal menjadi sangat penting bagi pelaku bisnis.
Artikel ini akan menguraikan cara cetak label massal dari berbagai marketplace serta solusi untuk mengotomatisasi proses pencetakan label pengiriman, sehingga proses operasional logistik dapat berjalan lebih cepat dan terpusat tanpa perlu lagi berpindah-pindah platform secara manual.
Key takeaways:
- Fitur bawaan marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop memang mendukung pengiriman massal, tetapi tetap terbatas pada masing-masing platform.
- Semakin banyak channel penjualan, semakin tinggi risiko inefisiensi, human error, dan keterlambatan jika proses cetak resi masih dilakukan secara manual.
- Solusi terpusat seperti pemanfaatan platform aggregator logistik dapat memudahkan seller dalam mengelola seluruh pesanan dari berbagai marketplace dalam satu dashboard.
Cara Cetak Resi Massal di Shopee
Shopee menyediakan fitur cetak resi massal yang memudahkan seller mencetak banyak label pengiriman sekaligus, yang mana dapat diakses melalui Shopee Seller Centre di browser. Adapun cara cetaknya yaitu:
- Buka Shopee Seller Centre melalui browser, lalu login menggunakan akun toko Anda.
- Pada menu utama, pilih “Pengiriman Massal” untuk melihat daftar pesanan yang siap diproses.
- Klik tombol “Buat Dokumen” untuk membuat dokumen pengiriman yang berisi label atau resi dari pesanan yang dipilih.
- Pilih jasa kirim yang ingin Anda cetak resinya, misalnya J&T Express, Shopee Express, atau SiCepat.
- Scroll ke bagian daftar pesanan, lalu centang pesanan yang ingin diproses dan dicetak label pengirimannya.
- Pada sisi kanan atas halaman, pilih format label pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika menggunakan printer thermal, sebaiknya Anda pastikan dulu ukuran label telah disesuaikan dengan spesifikasi printer yang digunakan agar hasil cetak resi lebih presisi.
- Setelah semua pesanan dipilih, klik “Buat Dokumen Terpilih” untuk membuat label pengiriman secara massal.
- Tunggu hingga sistem selesai memproses dokumen. Setelah berhasil dibuat, klik “Cetak Dokumen” untuk membuka file label pengiriman.
- Jendela pratinjau cetak akan muncul. Pilih printer yang terhubung ke perangkat Anda, lalu sesuaikan pengaturan seperti ukuran kertas, orientasi halaman, dan skala cetak.
- Klik “Print” untuk mulai mencetak.
Cara Cetak Label Pengiriman Massal di Website Tokopedia Seller
Tokopedia juga menyediakan fitur cetak label sekaligus di websitenya untuk memudahkan seller mencetak banyak label pengiriman dalam satu proses. Adapun cara cetak resi massal dengan metode ini yaitu:
- Buka website Tokopedia Seller, lalu login ke akun toko Anda.
- Klik ikon menu “Toko”, kemudian pilih menu “Penjualan”.
- Masuk ke halaman “Siap Dikirim” untuk melihat daftar pesanan yang telah dibayar dan siap diproses pengirimannya.
- Centang pesanan yang ingin dicetak label pengirimannya secara massal.
- Setelah memilih pesanan yang diinginkan, klik tombol “Cetak Label Sekaligus”.
- Tunggu hingga sistem selesai memproses dokumen label pengiriman. Setelah berhasil dibuat, akan muncul pratinjau label yang siap dicetak.
- Unduh dokumen label pengiriman yang telah dibuat. Umumnya, file akan tersedia dalam format PDF dan tersimpan ke perangkat Anda.
- Buka file label yang telah diunduh. Kemudian, pilih printer yang terhubung.
- Sesuaikan pengaturan cetak, seperti ukuran kertas, orientasi halaman, dan skala cetak agar hasilnya sesuai dengan format label yang digunakan.
- Klik “Print” untuk mulai mencetak.
Cara Cetak Resi Massal di TikTok Shop
Selain dari website, Anda juga bisa cetak label melalui Tokopedia & TikTok Shop Seller App. Berikut langkah-langkah cara cetak resi massal dengan aplikasi ini:
- Download dan buka aplikasi TikTok Shop Seller Center, lalu login ke akun toko Anda.
- Pilih menu Pesanan untuk melihat seluruh pesanan yang masuk.
- Masuk ke tab Menunggu Pengiriman, yaitu daftar pesanan yang siap diproses oleh pihak ekspedisi.
- Klik menu “Pengiriman Massal” untuk mulai membuat label pengiriman secara sekaligus. Lalu klik “Buat dokumen”.
- Pada filter status pencetakan, ubah status “Belum dicetak” menjadi “Dicetak”.
- Klik “Terapkan” untuk menampilkan daftar pesanan yang memenuhi kriteria yang dipilih.
- Klik “Pilih Sekaligus” untuk menandai seluruh pesanan yang ingin dicetak label pengirimannya.
- Setelah semua order dipilih, klik “Cetak Label Pengiriman” untuk membuat dokumen resi secara massal.
- Tunggu hingga sistem selesai memproses dokumen. Setelah berhasil dibuat, unduh dan simpan file label pengiriman ke perangkat Anda.
- Buka file resi yang telah Anda unduh, lalu pilih printer yang terhubung ke perangkat. Sesuaikan pengaturan cetak seperti ukuran kertas, orientasi halaman, dan skala cetak agar hasil cetak sesuai dengan format label yang digunakan.
- Klik “Print” untuk mulai mencetak.
Keterbatasan Cetak Resi Manual
Fitur cetak resi yang disediakan oleh marketplace memang dapat membantu mempercepat proses pengiriman. Namun, seiring bertambahnya volume pesanan dan channel penjualan yang digunakan, metode ini memiliki sejumlah keterbatasan yang dapat memengaruhi efisiensi operasional bisnis, antara lain:
1. Memakan Waktu Operasional
Saat jumlah pesanan terus meningkat, tim harus masuk ke beberapa dashboard marketplace untuk mencetak label pengiriman secara terpisah. Proses ini tentu akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit, terutama saat menghadapi periode penjualan tinggi, seperti kampanye promosi, flash sale, atau musim belanja.
2. Meningkatkan Risiko Human Error
Semakin banyak pesanan yang Anda proses secara manual, semakin besar juga risiko terjadinya human error selama operasional. Mulai dari salah cetak label, tertukar antar paket, hingga kesalahan dalam memilih layanan pengiriman. Kesalahan ini tidak hanya akan menyebabkan keterlambatan pengiriman, tetapi juga menurunkan kepuasan pelanggan.
3. Sulit Mengelola Pesanan dari Banyak Marketplace
Proses cetak resi yang masih dilakukan secara manual dapat menyulitkan pengelolaan pesanan dari berbagai marketplace, seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, website, maupun channel penjualan lainnya. Hal ini terjadi karena seller harus berpindah-pindah platform untuk mengatur setiap pengiriman.
4. Kurang Efisien untuk Volume Pengiriman Tinggi
Metode cetak label secara manual mungkin masih efektif untuk jumlah pesanan yang tidak terlalu banyak. Namun, ketika bisnis mulai memproses ratusan hingga ribuan pesanan per hari, proses ini sering kali menjadi kendala besar yang memperlambat aktivitas gudang, pengemasan, dan pengiriman.
5. Sulit Diintegrasikan dengan Sistem Operasional
Proses cetak resi manual umumnya tidak terhubung secara langsung dengan sistem bisnis lain, seperti ERP, OMS, atau Warehouse Management System (WMS). Akibatnya, data pesanan dan pengiriman harus diperbarui secara terpisah, sehingga berisiko menimbulkan ketidaksesuaian data dan mengurangi visibilitas operasional.
6. Pelacakan dan Pelaporan Kurang Optimal
Karena data pengiriman tersebar di berbagai platform, proses pelacakan, rekapitulasi, dan analisis performa pengiriman masih akan sulit dilakukan. Padahal, data tersebut sangat penting untuk evaluasi operasional, pengambilan keputusan, dan perencanaan pertumbuhan bisnis.
Solusi: Cetak Label Pengiriman Terpusat dengan Biteship
Bagi bisnis yang mengelola pesanan dari berbagai marketplace dan channel penjualan, proses cetak resi secara manual sering kali menjadi tidak efisien karena tim harus berpindah-pindah platform untuk mengelola pengiriman. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Biteship menyediakan solusi cetak resi pengiriman terpusat yang memungkinkan seluruh pesanan dikelola dalam satu dashboard.
Melalui layanan ini, Anda dapat mencetak label pengiriman dari berbagai marketplace dan sistem penjualan dalam satu tempat, sehingga proses fulfillment menjadi lebih cepat dan praktis.
Selain itu, Biteship juga membantu otomatisasi alur pengiriman melalui integrasi dengan berbagai sistem bisnis, seperti OMS, ERP dan WMS, sehingga data order dan pengiriman dapat tersinkronisasi secara otomatis tanpa perlu input data manual berulang.
Tidak hanya itu, seluruh status order dapat dimonitor secara real-time melalui satu dashboard, sehingga tim operasional memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap setiap pesanan. Proses yang lebih terpusat dan otomatis ini juga membantu mengurangi risiko human error, seperti salah cetak label atau tertukar antar paket.
Jadi, operasional pun bisa benar-benar lebih efisien dan bisnis dapat menangani volume pengiriman yang lebih besar tanpa harus menambah kompleksitas pekerjaan tim gudang.
Tutorial Cara Cetak Resi Otomatis Menggunakan Biteship
Biteship memungkinkan Anda mencetak resi pengiriman secara massal dan otomatis dalam beberapa langkah sederhana, yaitu:
- Daftar akun baru Biteship lalu login melalui dashboard Biteship dengan menggunakan e-mail dan kata sandi Anda yang telah terdaftar.
- Buka menu Shipping, kemudian klik “Pesanan”. Lalu, klik “Kirim Barang” untuk membuat order pengiriman baru.
- Pilih opsi “Upload File” untuk membuat banyak pesanan pengiriman sekaligus.
- Unduh template pesanan dalam format Excel yang telah disediakan oleh Biteship.
- Isi template dengan data pengiriman yang diperlukan, seperti nama dan alamat pengirim, nama dan alamat penerima, detail paket (berat, dimensi, dan deskripsi barang), serta kurir dan layanan pengiriman yang dipilih.
- Unggah kembali file Excel yang telah diisi ke dashboard Biteship.
- Lakukan verifikasi data pengiriman melalui fitur pratinjau untuk memastikan seluruh informasi sudah benar dan lengkap.
- Pilih metode pembayaran yang tersedia, lalu selesaikan proses pembelian resi.
- Setelah pembayaran berhasil, unduh resi atau label pengiriman yang telah dibuat oleh sistem.
- Cetak label pengiriman sesuai kebutuhan operasional gudang dan tempelkan pada paket yang akan dikirim.
Optimalkan Cetak Resi Multi-Channel Bersama Biteship
Fitur cetak label massal yang tersedia di platform seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop memang sangat memudahkan penjual dalam menghemat waktu, mengurangi pekerjaan manual, serta meminimalkan risiko kesalahan dalam memproses pesanan dalam jumlah besar. Jadi, Anda bisa coba terapkan tutorial print resi di atas untuk mulai mencetak resi otomatis secara massal.
Namun, perlu diperhatikan bahwa ketika pesanan berasal dari banyak channel penjualan, proses ini dapat menjadi kurang efisien karena seller harus berpindah-pindah platform untuk mengelola pengiriman. Untuk itulah, menggunakan platform pengiriman terintegrasi seperti Biteship dapat menjadi solusi terbaik, efisien, dan lebih praktis.
Melalui satu dashboard, bisnis dapat mengelola pesanan dari berbagai marketplace, bahkan bisa memproses hingga lebih dari 10.000 pesanan per hari, mencetak label pengiriman secara massal, serta memantau status pengiriman secara real-time.
Jadi, tidak akan ada lagi istilah keterlambatan pengiriman karena volume pesanan yang terlalu tinggi. Bahkan, Biteship menyebutkan bahwa penggunaan layanan ini berpotensi membantu bisnis menghemat waktu operasional serta biaya tenaga kerja gudang hingga 30–40%.
Jadi, tunggu apa lagi? Otomatiskan proses cetak label pengiriman dengan layanan Biteship!
FAQ
- Apakah semua marketplace sudah mendukung fitur cetak resi massal?
Tidak semua marketplace memiliki fitur yang sama untuk cetak resi massal. Walaupun Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop sudah menyediakan fitur pengiriman massal, umumnya fitur tersebut hanya berlaku di masing-masing platform. Artinya, Anda tetap harus memproses orderan per marketplace dan tidak bisa menggabungkan semuanya dalam satu sistem.
- Apakah resi yang diprint massal tetap bisa dilacak seperti biasa?
Ya, nomor resi yang dihasilkan dari proses cetak massal tetap sama seperti resi pada umumnya. Resi tersebut akan terhubung dengan sistem kurir seperti JNE, J&T, dan SiCepat sehingga tetap bisa dilacak secara real-time melalui website kurir maupun marketplace.
- Apakah status pesanan otomatis berubah setelah resi dicetak?
Tidak selalu. Di beberapa marketplace, status pesanan baru berubah setelah kurir melakukan pickup atau setelah paket diproses di sistem logistik, sehingga cetak resi tidak selalu berarti pesanan langsung berstatus “dikirim”, tergantung aturan masing-masing platform.
- Apakah ada batas jumlah pesanan dalam sekali cetak resi massal?
Ya, setiap marketplace biasanya memiliki batas jumlah pesanan tertentu untuk proses cetak massal dalam satu waktu, yang mana batas ini ditentukan oleh sistem masing-masing platform untuk menjaga performa.
- Bagaimana jika ada kesalahan cetak resi?
Jika label sudah dicetak tetapi terdapat kesalahan data (misalnya alamat atau kurir), biasanya seller harus membatalkan atau memperbaiki pengiriman terlebih dahulu di sistem marketplace, kemudian mencetak ulang label yang sudah diperbarui. Hal ini tergantung kebijakan masing-masing platform.





Leave a Reply